Pasar Rakyat
Pasar Rakyat dan Bazaar UMKM di Pondok Cabe Berlangsung Meriah
Pasar rakyat dan bazaar UMKM Kota Tangerang Selatan yang digelar di lapangan udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Minggu (18/6/2022) meriah
Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Lilis Setyaningsih
TRIBUNTANGERANG.COM, PONDOK CABE - Pasar rakyat dan bazaar UMKM Kota Tangerang Selatan yang digelar di lapangan udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Minggu (18/6/2022) berlangsung meriah.
Dari pantauan Warta Kota di lapangan, ribuan warga hadir, dan duduk dengan tertib di kursi yang telah dijejerkan di bawah puluhan tenda berukuran besar.
Sebagian warga bahkan telah datang sejak pukul 09:00 WIB, untuk membeli paket sembako yang disiapkan pihak panitia.
Kegiatan yang digelar oleh kementerian BUMN bersama Pemkot Tangsel ini menyediakan 4.000 paket sembako murah seharga Rp 65.000.
Baca juga: Kemendag jadi Penghubung UMKM Kota Tangerang Bermitra dengan Retail Modern
Satu paket berisikan lima kilogram beras premium, satu kilogram gula dan satu liter minyak gorengan.
Kegiatan ini ditujukan kepada ibu-ibu pra sejahtera yang bergabung jadi nasabah mekar.
Hal ini disampaikan oleh Staf khusus 3 menteri BUMN, Arya Mahendra Sinulingga.
"Mekar itu adalah ibu-ibu pra sejahtera yang kami berikan pendanaan tanpa jaminan antara Rp 2.000.000,hingga Rp 9.000.000. Kami juga cek programnya berjalan atau bukan. Jadi mereka yang kami undang datang kesini, yang pra sejahtera, datanya juga lengkap," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Selain menggelar pasar rakyat, pihaknya juga mendengar masukan dari UMKM Kota Tangerang Selatan.
Lanjut Arya, pihaknya akan membantu program UMKM yang ada di Kota Tangerang Selatan.
Adapun depannya Arya menyebut akan terus membantu ibu-ibu pra sejahtera baik dengan pelatihan bisnis, dan modal untuk menjalankan usahanya.
Saat membuka pembagian sembako, tampak warga yang telah mendapatkan kupon, menukarkan kuponnya di meja panitia dan langsung diberikan paket sembako.
Baca juga: Ada 200 UMKM yang Dilibatkan Dalam Gelaran Turnamen Formula E
Agar tidak menumpuk, panitia membagi jalur warga menjadi dua jalur, tak hanya itu, petugas juga dengan sigap membagi antrian berdasarkan letak kursi, sehingga tidak ada warga tak perlu menumpuk.
Selain itu, ada pula panggung hiburan dangdut yang membuat warga dapat berjoget ria sembari menanti giliran untuk mendapatkan paket sembako. (Raf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Pasar-rakyat-dan-bazaar-UMKM-di-Pondok-Cabe-Kota-Tangerang-Selatan.jpg)