Tangerang Raya

KPU Kota Tangsel: Memilih Bukan Sekedar Ritual Politik Lima Tahunan

Selain pemilihan calon presiden dan wakilnya, rakyat juga akan memilih  calon legislatif dan kepala daerah yang diselenggarakan KPU.

Tribun Tangerang/Rafzanjani Simanjorang
M Taufiq MZ, ketua KPU Kota Tangsel 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -  Pemilihan Umum (Pemilu) serentak akan digelar pada tahun 2024 mendatang. 

Selain pemilihan calon presiden dan wakilnya, rakyat juga akan memilih  calon legislatif dan kepala daerah.

Peran komisi pemilihan umum (KPU) besar untuk melaksanakan pemilu mendatang.

Jauh sebelum pemilu digelar ada hal penting yang harus disadari bersama yaitu pendidikan politik.

KPU Kota Tangerang Selatan pun menyadari pendidikan politik di masyarakat.

"Kami sudah merambah kepada sebuah politik substansial, bukan lagi politik prosedural,"  kata  selaku ketua KPU Tangsel M Taufiq MZ saat ditamui Tribuntangerang.com, di kantornya, Jumat (24/6/2022).

"Jadi Sosialisasi kami ke masyarakat bukan hanya pengenalan tahapan, lalu program dan proses yang terjadi di KPU."

"Tetapi kepada masyarakat bukan hanya mengajak partisipasi pemilih, kami memberikan edukasi terkait persoalan hak pilih," ujar M Taufiq MZ.

Baca juga: Ketua KPU Kota Tangsel Tegaskan Meski Memiliki e-voting, Namun Belum akan Digunakan di Pemilu 2024

Baca juga: KPU RI mensyaratkan Anggota KPPS, PPS, dan PPK Maksimal Berusia 50 Tahun

Dia menuturkan, pihaknya membangun pola pikir memilih bukan sekedar ritual lima tahunan sekali.

Pemilu sebagai kesempatan masyarakat dalam pemahaman suara warga akan dikonversi menjadi kekuasaan.

"Jadi masyarakat tahu bahwa yang menentukan kebijakan, penguasa baik Wali Kota, gubernur, hingga presiden atau dewan-dewan itu ditentukan oleh pilihan mereka. "

"Kami juga mengajarkan masyarakat seputar kontrak politik, namun tidak politik transaksional," ujarnya.

"Jadi ini bukan sekedar konversi suara, melainkan bagaimana mandat warga diaplikasikan oleh penerima mandat," ujarnya.

Taufiq menambahkan, partisipasi tinggi bukan kesuksesan KPU, melainkan mengukur keberhasilan memberikan mandat kepada yang diberikan mandat.

Pemilih yang bijak pun bisa melakukan kontrol kebijakan nantinya. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved