Pengeroyokan

Terkait Status DPO Kasus Pengeroyokan di SMA 70, Polisi Sebut Korbannya Adik Kelas

Polres Metro Jakarta Selatan angkat bicara terkait terbitnya status Daftar Pencarian Orang terhadap pemuda bernama Damara Altaf Alawdin alias Mantis

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Lilis Setyaningsih
Dok foto: @polisijaksel
Polres Metro Jakarta Selatan telah mengeluarkan atau menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap seorang pemuda bernama Damara Altaf Alawdin alias Mantis (18). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Polres Metro Jakarta Selatan angkat bicara terkait terbitnya status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap pemuda bernama Damara Altaf Alawdin alias Mantis.

Mantis menjadi DPO karena diduga merupakan pelaku kekerasan terhadap anak di bawah umur atau pengeroyokan.

Hal tersebut diketahui dari foto yang diunggah @polisijaksel di akun Instagramnya pada Sabtu (26/6/2022).

Status DPO itu terbit usai Damara menyandang sebagai tersangka.

Baca juga: Polisi Terbitkan DPO Kasus Pengeroyokan di SMA 70, Bagi yang Mengetahui Harap Lapor ke Sini

Baca juga: Audy Item Tetap Percaya Iko Uwais Orang Baik, Tidak Ada Pengeroyokan tetapi Membela Diri

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, Damara terbukti melakukan pengeroyokan bersama kelima temannya terhadap adik kelas di SMAN 70 Jakarta.

Ia menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Mei 2022.

"Total semua pelaku ada 6 orang, termasuk sama DPO. Korbannya merupakan adik kelas," katanya, dalam keterangan yang diterima pada Rabu (29/6/2022).

Kelima tersangka pengeroyokan, ujar Budhi, telah ditangkap dan ditahan di rutan Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca juga: Aksi Eksibisionis di Duren Sawit Berakhir Dengan Pengeroyokan Warga

Baca juga: Chika Chandrika Beri kesaksian Putra Siregar dan Rico Valentino Kondisinya Mabuk Saat Pengeroyokan

Polisi sebenarnya telah memanggil Mantis, tetapi yang bersangkutan tidak memenuhi pemanggilan tersebut.

Pada akhirnya, polisi menetapkan Mantis sebagai tersangka dan penerbitan DPO.

"Dari pemeriksaan lalu berkembang, ada satu orang yang diduga terlibat belum hadir berikan keterangan," kata Mantan Kapolres Metro Jakarta Utara itu.

"Sehingga, karena berdasarkan alat bukti yang cukup, penyidik menetapkan yang bersangkutan menjadi tersangka dan membuat atau mencantumkan ke dalam daftar pencarian orang," lanjut Budhi.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan telah mengeluarkan atau menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap seorang pemuda bernama Damara Altaf Alawdin alias Mantis (18).

Dari foto yang diunggah @polisijaksel di akun Instagramnya pada Sabtu (26/6/2022), Mantis menjadi DPO karena diduga merupakan pelaku kekerasan terhadap anak di bawah umur atau pengeroyokan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved