Idul Adha

DKM Al Azhom Akan Salurkan Hewan Kurban ke-13 Kecamatan di Kota Tangerang

Chaerudin mengatakan, tidak akan memotong seluruh hewan kurban yang diserahkan untuk Masjid Al-Azhom, Kota Tangerang.

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Azhom Tangerang, Chaerudin. Menurut dia, hewan kurban yang dikumpulkan Masjid Al Azhom akan didistribusikan ke-13 kecamatan di Kota Tangerang. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pelaksanaan pemotongan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha 2022.

Peraturan tersebut tertuang dalam SE Nomor: 451/7648-Kesra/2022, berisi imbauan bagi tempat pemotongan hewan kurban di luar Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R).

Serta imbauan bagi panitia kurban tentang pelaksanaan pemotongan hewan kurban dalam situasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Ketua harian Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Azhom, Chaerudin mengatakan, tidak akan memotong seluruh hewan kurban yang diserahkan untuk Masjid Al-Azhom, Kota Tangerang.

Menurut dia, hewan kurban yang terkumpul diutamakan untuk disalurkan ke-13 kecamatan se-Kota Tangerang terlebih dahulu.

"Jadi, nanti hewan kurban yang masuk akan dibagikan secara hidup-hidup dahulu ke 13 kecamatan, biar DKM di wilayah masing-masing yang memotongnya," kata Chaerudin, Jumat (8/7/2022).

Baca juga: Rian Pradita Tak Putus Asa Dagang Hewan Kurban dari Garut ke Kota Tangerang saat Pandemi Covid-19

Baca juga: 10.000 Jamaah Diprediksi Jalani Salat Idul Adha di Masjid Raya Al Azhom Tangerang

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pemotongan hewan kurban dapat berjalan lancar sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

"Kita ingin memastikan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha terutama pada saat pemotongan hewan kurban, karena situasi merebaknya virus PMK," kata dia.
 
Chaerudin memastikan, seluruh hewan kurban yang telah diserahkan ke Masjid Al Azhom telah menjalani pemeriksaan oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang.

Menurutnya, saat pemotongan hewan kurban tersebut dilakukan, DKP Kota Tangerang akan tetap melakukan pemantauan.

Selain itu, pihak DKM Kota Tangerang juga akan melakukan pembatasan bagi masyarakat yang hendak menonton pemotongan hewam kurban tersebut.

"Jadi semua hewan kurban yang sudah ada di Al Azhom ini sudah diperiksa oleh DKP saat turun dan seluruhnya dipastikan sehat," tuturnya.

"Jemaah atau masyarakat yang nanti dateng untuk nonton pemotongan hewam kurban juga kita batasi, biar jangan berkerumun dan berkumpul di satu titik," ujarnya.

Chaerudin mengimbau,  DKM masjid di Kota Tangerang turut mematuhi tata cara pemotongan hewan kurban yang telah ditetapkan.

Limbah dari hewan kurban yang telah dipotong, juga diperingatkan untuk segera dibuang, guna meminimalisir penyebaran PMK.

"Ya saya menghimbau untuk seluruh masyarakat Kota Tangerang, turut ikut bertanggung jawab dan mengawasi seluruh proses pemotongan hewan kurban," ucapnya.

"Dan pastikan pembersihan serta disinfeksi terhadap tempat serta peralatan setelah proses pemotongan itu harus dilakukan, supaya PMK ini tidak menyebar ke tempat lainnya," kata Chaerudin


 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved