Pencurian

Tas Berisi Uang Rp10 Juta yang Tertinggal di Taksi Online Diambil Sopirnya, Berujung Penjara

Tas milik warga Papua dicuri driver taksi online, Uangnya Rp 10 Juta untuk Foya-foya di diskotek dan beli HP berujung ke penjara

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Lilis Setyaningsih
Tribun Tangerang/Miftahul Munir
Niat jahat sopir taksi online berinisial CNT harus dibayar mahal karena harus dipenjara usai mencuri tas penumpangnya yang tertinggal di dalam mobil merek Sigra putih B 1482 WZI. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA  -- Kejujuran masih membuat kagum banyak orang di masa kini.

Sehingga ketika ada orang yang berlaku jujur, dengan mengembalikan barang berharga tak jarang menjadi viral.

Apalagi barang itu tertinggal di tempat umum.

Sebaliknya, ketika ada orang yang tidak jujur menggunakan barang orang lain, bisa disamakan pencurian.

Baca juga: Polsek Pondok Aren Tambah Jam Patroli di Tempat Rawan Pencurian Motor

Baca juga: Siapa Sangka! Minta Garam justru Modus Pencurian Motor

Akhirnya bisa berurusan dengan polisi dan berujung ke penjara. 

Hal itu yang terjadi  sopir taksi online berinisial CNT yang harus dibayar mahal karena harus dipenjara usai mencuri tas penumpangnya yang tertinggal di dalam mobil merek Sigra putih B 1482 WZI.

Ketika itu, CNT menurunkan penumpangnya berinisial AH di Jalan Mangga Besar VIII tepatnya di depan hotel Red Star Kelurahan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat pada (21/7/2022) lalu.

Tas berisikan HP dan uang sekira Rp 10.000.000 tertinggal di mobil dan dibawa kabur meski korbannya sudah meminta agar diantarkan di lokasi lokasi.

Baca juga: Cerita Mursia, yang Menangkap Basah Aksi Pencurian Celana Dalam oleh Pria Paruh Baya

Baca juga: Belum ada Laporan ke Polisi, Viral Pelaku Pencurian Pakaian Dalam Wanita di Karawang Terciduk Warga

Korban memberi waktu 1x24 jam agar korban mengembalikan tas dan telepon genggam sebelum membuat laporan polisi.

Karena tak ada niat baik, maka AH mendatangi Polsek Metro Tamansari untuk memproses secara hukum CNT.

Tak butuh waktu lama, CNT berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Metro Tamansari di bawah pimpinan Kanit Reskrim AKP Roland Olaf Manurung pada (24/6/2022) lalu.

AH hanya bisa menunduk malu ketika dikeluarkan dari ruang tahanan menuju halaman Mapolsek untuk dirillis.

Mengenakan sebo atau penutup wajah dan kaos oranye kebangsaan tersangka, CNT berjalan didampingi penyidik Polsek Metro Tamansari.

Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Rohman Yonky mengatakan, tersangka sempat berjanji akan mengembalikan tas berisi barang berharga.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved