Seleb
Ariel Tatum Masih Nyaman Melajang, Bakal Menikah ketika Sudah Bisa Berdamai dengan Diri Sendiri
Status lajang Ariel Tatum itu menjadi ide warganet untuk ditampilkan di media sosial di TikTok dalam editan vide.
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Ariel Tatum (25) mengaku masih nyaman dengan statusnya yang lajang.
Bahkan, status lajang Ariel Tatum itu menjadi ide warganet untuk ditampilkan di media sosial di TikTok dalam editan vide.
Ada deretan artis yang muncul dalam video tersebut seperti Luna Maya, Pevita Pearce, dan Ariel Tatum.
Ariel Tatum menanggapi dingin soal dirinya yang viral di TikTok.
Dia tak masalah jika dijadikan patokan wanita yang belum menikah.
"Biasa aja lucu aja sih, karena kayaknya gua masih jauh banget (untuk menikah). Memang padahal belum ada jodohnya," kata Ariel Tatum, Jumat (15/7/2022).
Ariel Tatum mengatakannya saat berbincang dengan Luna Maya dan Marianne Rumantir di kanal youtube TS Media.
Luna Maya menanyakan kepada Ariel terkait apakah dika akan langsung menikah jika dalam waktu dekat punya pacar.
Namun, Ariel Tatum tak bisa menjawab secara pasti pertanyaan Luna Maya tersebut.
"Aku nggak pernah menahan diri atau buat persyaratan untuk diri sendiri. Berjalan dengan kehidupan aja Aku nggak ada target harus nikah di usia segini," ucapnya.
Baca juga: Ariel Tatum Mengaku Deg-degan Jadi Istri Nicholas Saputra
Baca juga: Usai Bintangi Binar di Film Sepeda Presiden, Ariel Tatum Mengaku Jadi tidak Kaku Dalam Hidup
Menurut Ariel, pernikahan bukan menjadi ajang ikut-ikutan dan kepepet lingkungan sekitar yang sudah lebih dulu berumah tangga.
Alasannya, bagi pemain film Selesai dan Sepeda Presiden itu, siap untuk menikah jika sudah bisa berdamai dan memahami dirinya sendiri.
"Pernikahan itu penting. Tapi aku menganggap, yang terpenting adalah aku punya partner in life," katanya.
Calon suami kriterianya ada dua yang harus dipenuhi.
"Kalau karakter sih ke bertanggung jawab dan punya prinsip," ujar Ariel Tatum.
Kriteria laki-laki pilihannya itu memang cenderung umum.
Dia juga tak punya kriteria fisik selama mencari pasangan. Bahkan, kata dia, setiap mantannya sangat berbeda.
Namun, Ariel Tatum akan langsung kesengsem ketika melihat pria itu berbicara penuh karisma.
Cinta bagi dia ketika bisa menerima percikan api cinta dari pasangannya.
"Naksir dan suka sama orang gampang. Tapi dapetin percikan atau sparksnya yang susah. Bagi aku, spark your soul dan spark your heart," ucapnya.
Tak hanya itu, jika sudah punya pacar, dia mengaku bisa menjadi wanita bucin alias budak cinta.
Bahkan, bintang film itu tak segan-segan mengumbar kemesraan dengan pasangan.
"Tapi aku harus dibuat selalu jatuh cinta. Kalau tidak jatuh cinta aku susah buat meneruskan hubungan itu," kata pemilik nama lengkap Ariel Dewinta Ayu Sekarini itu.
Namun, dia tak sering jatuh cinta, sehingga jarang memiliki pasangan.
"Udah pernah merasakan jatuh cinta. Selama ini cuma tiga kali jatuh cinta," katanya.
Menurutnya, dia pernah jatuh cinta dengan seorang pria, tapi tak bisa berlanjut berpacaran.
"Dia bukan yang aku butuhkan secara logika, emosi, dan spiritual cuma ada sparksnya."
"Cintanya ada cuma nggak bisa jalani serius lagi. Kalau enggak nyaman, mending pergi aja," ujar Ariel Tatum.
Baca juga: Ariel Tatum Jadi Bintang Film Pendek Bertema Orang dengan Gangguan Jiwa
Percobaan bunuh diri
Ariel Tatum mengaku bahwa dia pernah melakukan percobaan bunuh diri karena kesehatan mentalnya terganggu sejak usia 13 tahun.
Bintang film Indonesia itu butuh bantuan untuk mengatasi kesehatan mental tersebut karena mengganggu pikirannya.
"Diusia 13 tahun aku sudah melakukan tindakan percobaan bunuh diri kedua kalinya," kata Ariel Tatum.
Saat itu, dia khawatir orangtuanya akan malu terhadap dirinya yang mengalami gangguan mental.
Bersyukur memiliki orangtua yang mengerti dan bisa menolong mengobati kesehatan mentalnya tersebut dengan membawanya ke psikolog dan psikiater.
"Tahun 2013 orangtuaku membawaku ke psikolog dan psikiater. Cuma aku tidak langsung mendapatkan yang cocok dan mencoba ke lima psikolog dan tiga psikiater," ucapnya.
Bantuan psikolog dan psikiater dilakukan tahun 2017 dan mendapatkan hasil pemeriksaan tentang kesehatan mentalnya.
"Akhirnya setelah gonta ganti, ada diagnosa borderline personality disorder. Aku baru terima diagnosa itu diusia 16 apa 17 tahun," katanya.
"Awalnya sempat tidak terima dengan diagnosa itu. Tapi aku dapat psikolog dan psikiater yang cocok," ujarnya lagi.
Seiring berjalannya waktu, dia membutuhkan diagnosa itu agar bisa mengatur diri ketika gejala kembali muncul menganggu psikisnya.
Menurutnya, kepribadiannya tertutup terhadap orang lain. Tapi, ketika menjadi artis, sikapnya harus berubah.
"Karena bekerja di entertain aku harus mencoba untuk bersosial, cuma emosionalku tersiksa. Aku sempat berada di titik tidak nyaman untuk bersosialisasi," katanya.
Kemudian, Ariel Tatum berusaha mencari formula agar bisa beradaptasi dengan lingkungan dan kepribadiannya, melalui berbagai cara.
"Berapa hari sekali bisa kerja bersosialisasi sama orang. Gua nggak bisa setiap hari, harus ada istirahatnya."
"Jadi ketika sendiri gua melakukan apa yang gua suka. Ya aku merasa ngecharge diri ketika sendiri," ujar Ariel Tatum.