Edukasi

Coach Rheo Sebut Indonesia Darurat Perilaku Kekerasan Seksual, Ini Alasannya 

Terhadap perempuan yang mengalami kekerasan seksual, Coach Rheo mengimbau, jangan takut melaporkan, ataupun meminta bantuan.

Istimewa
Coach Rheo, Mind Technology Expert. 

Untuk dicermati data Komnas Perempuan menunjukkan pada tahun 2014, tercatat 4.475 kasus kekerasan seksual pada kaum Hawa.

Tahun 2015 tercatat 6.499 kasus dan tahun 2016 telah terjadi 5.785 kasus.

Sedangkan data Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (MaPPI) Fakultas Hukum Universitas Indonesia, berdasarkan pemantauan pemberitaan media online selama periode Agustus- Oktober 2017, menyebutkan sedikitnya ada 367 pemberitaan mengenai kekerasan seksual.

Sebanyak 275 di antaranya terjadi di Indonesia.

Jumlah pemerkosaan di negeri ini juga tinggi. Hasil survei Komnas Perempuan secara daring dari 25.213 responden, sekitar 6,5 persen atau 1.636 orang, mengatakan mereka pernah diperkosa.

Ironisnya dari jumlah tersebut, 93 persen, mereka tidak melaporkan kejahatan tersebut, karena takut akibatnya.

Baca juga: Universitas Muhammadiyah Tangerang Pecat Dosen Teater yang Diduga Pelaku Pelecehan Seksual

“Padahal para korban setidaknya mengalami dampak psikologis. Mengalami trauma mendalam, menahun," kata Coach Rheo.

"Selain itu stres yang dialami dapat menganggu fungsi dan perkembangan otak dan kejiwaan si korban,” sambung salah satu pendiri @gadingkonseling Jakarta ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, kasus kekerasan seksual di Indonesia, ibarat fenomena gunung es yang kini makin mengkhawatirkan.

“Pengalaman saya di ruang sesi terapi selama 10 tahun lebih membantu mereka yang memiliki fenomena ‘emotional hijack’ adalah karena trauma mendalam yang pernah mereka alami,” ujarnya.

Ia pun mengungkapkan, salah satu kliennya mengaku saat remaja pernah diremas dadanya di toko buku, pusat perbelanjaan di Jakarta.

“Waktu kejadian itu dia terdiam. Tidak berani teriak. Takut, malu. Ia membawa semua trauma itu seumur hidupnya,' katanya. 

Klien lainnya, cerita Coach Rheo, mengaku pernah diberi minuman alkohol sampai mabuk kemudian disetubuhi.

Perbuatan asusila itu direkam oleh pelaku dan mengancam akan disebarkan jika korban melapor.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved