Kriminal

Modus Perampokan Motor Pura-Pura Jadi Polisi dan Ancam Korban Pakai Senjata Tajam

Satu pelaku perampokan yang berpura-pura menjadi polisi dibekuk. Saat beraksi, pelaku mengancam korban menggunakan senjata tajam.

Tribun Tangerang/Rafzanjani Simanjorang
Barang bukti kasus penangkapan pencuri motor dihadirkan di Polres Tangerang Selatan, Senin (18/7/2022). Sebelas pencuri dan perampok dibekuk Polres Tangerang Selatan yang melakukan aksi pencurian di Pamulang. 

S melanggar pasal 365 KUHP ayat 2 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan diancam hukuman 15 tahun penjara.

Baca juga: 11 Pelaku Pencurian Motor Beraksi di Pamulang, Curug, dan Serpong, Dibekuk Polres Tangsel

Baca juga: 2 Pelaku Perampokan Ponsel Bersenjata Tajam di Cibodas Ditahan di Polsek Jatiuwung

Residivis

Sementara itu, 10 tersangka lainnya yang dihadirkan di Polres Tangsel, kata Sarly Sollu, pengembangan dari 9 laporan polisi, di Curug, Pamulang, Serpong, Kota Tangsel.

Dari penyelidikan itu, pelaku pencurian dan perampokan motor itu mayoritas mantan redisivis atau pelaku kejahatan yang pernah menjalani proses hukum dan penjara.

"Rata-rata mantan residivis karena pelaku sudah menggunakan peralatan yang semakin canggih," ujar Sarly Sollu, Senin (18/7/2022).

Menurut Sarly Sollu, para pelaku itu selektif dalam memilih korbannya, terutama korban yang lengah dan tidak waspada.

Dalam beraksi, pelaku rata-rata memilih waktu malam hari dan telah mengincar korban terlebih dulu.

Motor hasil curian atau perampokan itu dijual pelaku pencurian antara Rp 3 juta-Rp 5 juta tergantung kondisi motor.

Dia menjelaskan, saat melakukan pencurian motor, pelaku menggunakan kunci T dan mengancam korban dengan senjata tajam.

"Ada pula yang berpura-pura menjadi eksternal dari suatu asuransi untuk menemui konsumen lalu membawa kabur motor," ujarnya.

"Ada pula yang berpura-pura sebagai anggota polisi dan melakukan penodongan dengan senjata tajam," katanya.

Alat bukti yang diamankan antara lain lima unit sepeda motor, senjata tajam berupa golok, hingga senjata api airsoft gun yang ditemukan di rumah pelaku.

Pasal yang akan dikenakan terhadap pelaku adalah pasal 365, 363, dan 480 KUHP.

Ancaman hukumannya, 4-15 tahun tergantung peran dari masing-masing pelaku.

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved