Kriminal

Warga Barabai Pengiris Kulit Mayat Diproses Polisi, Berdalih Kumpulkan Jimat untuk Kekebalan

Seorang pria 65 tahun warga Barabai, Kalsel, melakukan ritual mengerikan yakni mengiris kulit mayat. Kasus ini mirip kasus Sumanto, si pemakan mayat

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
BanjarmasinPost.co.id/Hanani
Tersangka pelaku pencuri kulit alis dan kelopak mata jenazah, Sayuti (baju oranye), saat digiring ke sel tahanan di Polres Hulu Sungai Tengah di Kota Barabai, Kalimantan Selatan, Rabu (13/7/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, BARABAI -- Seorang pria warga Barabai, Kalimantan Selatan, terobsesi kebal peluru dan senjata tajam. Dia melakukan ritual mengerikan yakni mengiris kulit mayat tetangganya.

Aksi pria bernama Sayuti (65) tersebut dipergoki keluarga mendiang. Warga Desa Benawa Tengah, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), ini kemudian dilaporkan ke polisi.

Ketika memeriksa rumah Sayuti, polisi menemukan irisan kulit yang diduga berasal dari sekitar 40 mayat.

Ritual Sayuti ini terbongkar pada Selasa siang, 12 Juli 2022. Saat dia melayat ke rumah duka almarhumah Sandariah (80).

Ketika berada di dekat jenazah dan tak ada orang lain, Sayuti mengeluarkan silet dan mengiris kulit alis serta kelopak mata jenazah.

Di tengah aksi tersebut, Misrah (48), anak almarhumah Sandariah, mendekat ke jenazah. Misrah kaget melihat tindakan Sayuti, namun dia tak berani menegur.

Sedangkan Sayuti jadi gugup lalu memasukkan irisan kulit tersebut ke saku celana. Dia kemudian bergegas pulang.

Keluarga almarhumah Sandariah kemudian melapor ke Polres HST.

Polisi kemudian menggeledah rumah Sayuti dan menemukan 88 irisan kulit yang diduga diambil dari 44 jenazah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved