Warga Empat Desa di Tangerang Bakal Terima Uang dari Pembebasan Tanah untuk Proyek PLN

Sejumlah warga di empat desa di Kabupaten Tangerang bakal menerima uang pembebasan tanah terkait proyek pembangunan 41 tower SUTT

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
Istimewa
Proses pendataan lahan untuk proyek transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tigaraksa II – Tigaraksa dilakukan 20-25 Juli 2022. Untuk pelaksanaan proyek, PLN membebaskan sejumlah lahan di empat desa di Kabupaten Tangerang. 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG -- Sejumlah warga di empat desa di Kabupaten Tangerang bakal menerima uang pembebasan tanah.

Tanah-tanah mereka bakal dibebaskan untuk keperluan pembangunan 41 tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tigaraksa II – Tigaraksa.

Proses pembebasan lahan dimulai dari pengukuran tanah di empat desa di Kabupaten Tangerang.

Keempat desa tersebut terdiri atas Desa Sodong, Desa Bantar Panjang, dan Desa Cileles di Kecamatan Tigaraksa serta Desa Cikuya di Kecamatan Solear.

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) bersama Tim Persiapan Pengadaan Tanah telah memulai pendataan awal lahan untuk proses pembangunan proyek transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tigaraksa II – Tigaraksa di Kabupaten Tangerang.

General Manager PLN UIP JBB Octavianus Padudung menerangkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) kegiatan pendataan ini penting untuk menginventarisasi pemilik tanah atau pihak yang berhak atas obyek pengadaan tanah.

"Kegiatan ini dimulai tanggal 20 Juli 2022 dan dilakukan secara bertahap di masing-masing desa yang terkena rencana pembangunan sampai tanggal 25 Juli 2022,” papar Octavianus Padudung, Rabu (27/7/2022).

Proyek SUTT 150 kV Tigaraksa II – Tigaraksa dibangun melintasi Desa Sodong, Desa Bantar Panjang, dan Desa Cileles di Kecamatan Tigaraksa dan Desa Cikuya di Kecamatan Solear yang terletak di Kabupaten Tangerang.

Octavianus Padudung menuturkan di Kabupaten Tangerang ada dua kecamatan yang terdampak proyek ini yaitu Kecamatan Tigaraksa dan Solear, di mana nantinya total ada 41 tower yang dibangun dengan total kebutuhan luas tanah 15.575 meter persegi.

"Kami bersama dengan tim persiapan pengadaan tanah, perangkat desa, dan pihak yang berhak atau pemilik lahan bersama-sama melakukan pendataan awal di lokasi yang nantinya akan dibangun transmisi ini," kata Octavianus Padudung.

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum dijelaskan bahwa proses pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum dilaksanakan melalui beberapa tahapan.

Tahapan tersebut mencakup perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan penyerahan hasil.

Octavianus Padudung mengungkapkan bahwa kegiatan pendataan awal merupakan bagian dari tahapan persiapan.

"Setelah selesai dilakukan pendataan awal, proses selanjutnya adalah pelaksanaan konsultasi publik," kata Octavianus Padudung.

Ketika proyek SUTT 150 kV Tigaraksa II – Tigaraksa resmi beroperasi, diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan serta pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Pegang Tiang Lampu PJU Saat Hujan, Bocah SD di Bogor Tewas Tersengat Listrik

Sebelumnya, PT PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat telah melakukan sosialisasi rencana pembangunan proyek transmisi SUTT 150 kV Tigaraksa II – Tigaraksa.

Kegiatan ini dibuka oleh Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP JBB Basuki Widodo.

"Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini dibangun demi memenuhi kebutuhan listrik yang semakin meningkat dan menjaga keandalan listrik khususnya di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya," ucap Basuki, Senin (4/7/2022).

Basuki juga mengungkapkan bahwa pembangunan SUTT 150 kV Tigaraksa II – Tigaraksa di Kabupaten Tangerang terdiri dari 41 tapak tower dengan total luas 15.575 M2.

"Transmisi ini akan melintasi Desa Sodong, Desa Bantar Panjang, Desa Cileles, dan Desa Cikuya di Kecamatan Tigaraksa dan Kecamatan Solear," tambah Basuki.

Pemerintah Kabupaten Tangerang, yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah (Asda II) Kabupaten Tangerang Yusuf Herawan mendukung atas rencana pembangunan ini.

"Pada prinsipnya kami mendukung penuh rencana pembangunan SUTT 150 kV Tigaraksa II – Tigaraksa ini, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini tujuannya adalah untuk mendukung perkembangan daerah khususnya di Kabupaten Tangerang," kata Yusuf.

Sementara General Manager PLN UIP JBB Octavianus Padudung menambahkan bahwa terlaksananya kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari tahapan persiapan dari pembangunan Transmisi SUTT 150 kV Tigaraksa II –Tigaraksa.

Menurutnya, setelah sosialisasi ini akan dilanjutkan dengan tahapan pendataan awal dan konsultasi publik.

"Proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan serta pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, dibutuhkan dukungan dari pemilik tanah, masyarakat dan pemerintah setempat dalam rangka memenuhi 100 persen kebutuhan listrik yang andal demi kehidupan yang lebih baik,” tutur Octavianus Padudung. (*)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved