Beasiswa

Dexa Award Science Scholarship Beri 3000 Beasiswa dari Tingkat SD hingga Perguruan Tinggi

Pemerintah terus mendorong pertumbuhan industri kesehatan dan membangun kemandirian obat serta bahan baku obat sebagai bagian dari industri kesehatan.

Penulis: | Editor: Lilis Setyaningsih
YouTube Sekretariat Presiden
Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Hingga saat ini sebagian besar bahan baku industri farmasi masih impor. 

Sehingga kemandirian industri farmasi harus terus didorong dari berbagai aspek.

Pemerintah terus mendorong pertumbuhan industri kesehatan dan membangun kemandirian obat serta bahan baku obat sebagai bagian dari industri kesehatan tanah air.

Hal itu dikemukakan  Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Ia mengatakan, Pemerintah terus mendorong, agar industri farmasi turut menghasilkan ilmuwan, ahli, dan praktisi yang berkualitas agar meningkatkan kapasitas dan kapabilitas produksi sediaan farmasi dalam negeri, melalui program beasiswa.

"Saya sangat mengapresiasi Dexa yang telah memberikan bantuan beasiswa pada ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia melalui program Dexa Award Science Scholarship (DASS). Saya harap program ini terus berlanjut," kata dia dalam kegiatan virtual, Jumat (29/7/2022).

Melalui program beasiswa, diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi generasi muda Indonesia dalam pengembangan ilmu dan teknologi secara kreatif berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan manusia Indonesia.

Baca juga: Pro Kontra Soal Roy dan Bonge yang Tolak Beasiswa dari Sandiaga Uno

Baca juga: BCA Gelontorkan Dana Rp5,65 Milliar untuk Beasiswa Kepada 18 Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia

"Diharapkan kualitas sumber daya manusia dibidang kesehatan dapat meningkat dan mampu bersaing di tingkat internasional," harap menkes Budi.

Sebagai penyelenggara Pimpinan Dexa grup Ferry A. Soetikno mengatakan, pihaknya akan terus mendorong inovasi di bidang farmasi dan kesehatan secara luas dengan memberikan beasiswa pendidikan S2 dan beasiswa penelitian lainnya.

"Program beasiswa ini sejalan dengan yaitu pertama memberikan lebih dari 3000 beasiswa mulai dari tingkat pendidikan dasar sampai dengan tingkat lulusan apoteker dan beasiswa lain," kata Ferry.

Adapun pemenang program beasiswa DASS 2022 adalah Wahyu Nur Safitriono dari Universitas Sebelas Maret Surakarta, Faizal Maulana dari Institut Pertanian Bogor, serta Jovita Aurelia dari Unika Atma Jaya Jakarta.

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved