Tangerang Raya

Penjelasan Dinas PU Tangsel Soal Genangan Air di Jalan Ceger Raya, Pondok Aren Tebarkan Bau Busuk

Warga sepakat menolak karena khawatir akan banjir. Mendapat penolakan, dinas PU lalu membuat saluran air drainase di bahu jalan, Jalan Ceger Raya.

Tribun Tangerang/Rafzanjani Simanjorang
Genangan air comberan di Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGSEL - Genangan air comberan menutupi separuh bahu jalan di Jalan Ceger Raya, tepatnya di depan Gang Swadaya, Kelurahan Jurang Mangu  Timur, Kecamatan Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan.

Air yang hitam pekat tersebut kerap menimbulkan bau menyengat, dan membuat pengendara harus ekstra hati-hati melintas.

Selain aspal yang rusak, pengendara juga mesti perlahan melintas agar tidak terkena cipratan air yang kotor.

 

Baca juga: Genangan Air di Jalan Ceger Raya Pondok Aren Kota Tangsel Tebarkan Aroma Busuk

 

Hal inilah yang kerap membuat warga dan pengendara mengeluh.

Menanggapi kondisi jalan tersebut, Kepala Dinas Sumber Daya Air Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Robby Cahyadi angkat bicara.

Menurutnya, untuk Jalan Ceger Raya memang ada satu titik, di mana titik tersebut  ada cekungan dan elevasinya titik terendah.

"Memang aliran alaminya itu drainase sudah kami buatkan di sana. Untuk pembuangan alaminya, harusnya membuang ke Jalan Swadaya. Secara alami ke situ. Namun, ternyata di titik tersebut, warga yang di Jalan Swadaya menutup pembuangan, membuat semacam tanggul, sehingga air tidak bisa melintas ke situ," kata Robby ditemui  di kantor Dinas Pekerjaan Umum Tangsel, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Selasa (2/8/2022).

Dia kembali menjelaskan, pihaknya sudah beberapa kali mencoba diskusi dengan warga, dan meminta kesediaan warga untuk mengalirkan pembuangan drainase ke aliran alaminya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved