Banjir

Atasi Banjir di Tangsel dengan Pengerukan Sedimentasi Anak-anak Kali Angke dan Operasikan Pompa

Kepala dinas sumber daya air dinas bina marga dan bina kontruksi Kota Tangsel, Robby Cahyadi mengatakan akan mengeruk sedimentasi anak Kali Angke

Tribun Tangerang/Rafzanjani Simanjorang
Kepala dinas sumber daya air dinas bina marga dan bina kontruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Robby Cahyadi jelaskan atasi banjir di wilayah Kota Tangerang Selatan 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Kepala dinas sumber daya air dinas bina marga dan bina kontruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Robby Cahyadi angkat bicara perihal banjir yang kerap menimpa beberapa wilayah di Tangsel, saat diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Terakhir, pada Juli lalu ada 14 titik banjir di Tangsel.

Namun, banyak diantaranya langsung surut dalam hitungan puluhan menit hingga jam, sehingga titik fokus tak lepas dari keadaan drainase air.


Robby mengaku selain pengerukan sedimentasi di anak-anak kali angke segara terus menerus dan membersihkan drainase, ada pula rencana lain yang telah mereka siapkan.

"Kami akan beli pompa-pompa air dan juga peralatan-peralatan untuk antisipasi banjir-banjir genangan," ucapnya saat ditemui di kantornya di Kecamatan Setu, Selasa (2/8/2022) kemarin.

Robby mencontohkan, saat ini Tangsel hanya memiliki tiga escavator amfibi.

Rencananya, tahun 2023 akan ditambah.

Baca juga: Bendungan Ciawi dan Sukamahi Segera Diresmikan, Kurangi Potensi Banjir di Jakarta

Baca juga: Wisata Perahu Kano Kota Tangerang Kebanjiran Pengunjung, Saat Ini Masih Gratis

Begitu pula dengan amfibi long arm untuk pengerukan lumpur.

"Kemudian juga pompa-pompa air, termasuk peralatan pendukung lainnya. Di APBD perubahan ini, energi anggaran kami fokuskan di penanganan banjir," katanya.

Agar semakin tepat sasaran, Robby menjelaskan nantinya akan ada tim siaga banjir di tiap bidang SDA dan UPT.

Tim tersebut akan dibekali satu set pompa, genset, lampu, dan mobil pick up.

Baca juga: Rahma Sebut Perumahan Pondok Maharta Tangsel, Setiap Hujan Lebat Sudah Pasti Banjir 

Baca juga: Masih Ada 4 Titik Banjir di Kecamatan Ciledug dan Karang Tengah Kota Tangerang

"Sebelum banjir, ini nantinya sudah siap siaga. Apalagi ada satgas banjir dan sehari sebelum info BMKG (soal curah hujan tinggi), semuanya siaga," katanya.

Sementara itu, untuk mengurangi titik banjir, Robby mengatakan ada kegiatan seperti pelebaran gorong-gorong, peninggian jembatan, dan normalisasi di lingkungan. (Raf)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved