Tangerang Raya

117 Pekerja Migran Indonesia Gelap di Kamboja Bakal Dipulangkan ke Tanah Air

Sebanyak 117 pekerja migran Indonesia (PMI) gelap di Kamboja yang akan diupayakan kepulangannya ke Tanah Air oleh Kemenlu RI.

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Sebanyak 12 pekerja migran Indonesia (PMI) gelap dari Kamboja dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Jumat (5/8/2022). Saat ini, masih ada 117 PMI gelap di Kamboja yang sedang diupayakan kembali ke Tanah Air oleh Kemenlu RI. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Masih ada 117 pekerja migran Indonesia (PMI) gelap di Kamboja yang akan diupayakan kepulangannya ke Tanah Air oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemenlu, Judha Nugraha mengatakan, total PMI gelap di Kamboja berjumlah 129 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 PMI migran di Kamboja telah dipulangkan ke Indonesia.

"Jumlah PMI yang ada di Kamboja itu memang terus bergerak, dari semula 53 orang, meningkat menjadi 60 orang, 68 orang, dan data terakhir ada 129 orang," kata Judha Nugraha, Sabtu (6/8/2022).

Judha Nugraha menjelaskan, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi telah melaksanakan pertemuan dengan Kepala Kepolisian Kamboja dan Menteri Dalam Negeri Kamboja.

Menurutnya, ada tiga kesepakatan pemerintah Indonesia dengan kepolisian dan Mendagri Kamboja.

Pertemuan tersebut dilakukan untuk menjalin komunikasi terkait percepatan pemulangan ratusan PMI dan pendataan PMI yang masih berada di negara tetangga itu.

"Beberapa hal yang disampaikan Ibu Menlu itu adalah langkah percepatan repatriasi, bagaimana para korban bisa segera kita pulangkan ke Indonesia secepatnya."

"Langkah penanganan kasus serupa karena angkanya selalu berubah, serta upaya penyelamatan bagi WNI yang lainnya."

"Pertemuan dengan 2 pejabat tinggi di Kamboja itu dilakukan Ibu Menlu yaitu pada Selasa (2/8/2022) dengan Kepala Kepolisian Kamboja dan Kamis (4/8/2022) dengan Mendagri Kamboja," katanya.

Baca juga: Jadi Tahanan Imigrasi Malaysia, Hadi Ungkap Derita yang Dialami Bersama Sesama Imigran Gelap

Baca juga: 190 Imigran Gelap Indonesia di Malaysia Dipulangkan ke Tanah Air, Jalani Karantina di Wisma Atlet

Diberitakan sebelumnya, 12 imigran gelap Indonesia telah dipulangkan ke Tanah Air merupakan korban penipuan perusahaan online di Kamboja. 

Hal tersebut disampaikan Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Asia dan Afrika dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Brigjen Pol Suyanto.

"Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh telah memulai proses pemulangan para WNI yang menjadi korban penipuan perusahaan online scam di Kamboja hari ini," ujar Brigjen Pol Suyanto kepada awak media.

Suyanto menjelaskan, PMI gelap itu  ke Kamboja lantaran dijanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi.

Namun, mereka tidak mengetahui pekerjaan apa dan akan menuju negara mana untuk bekerja.

Pasalnya, PMI ilegal tersebut melamar pekerjaan melalui media sosial tanpa adanya penjelasan lebih lanjut.

Selain itu, untuk dapat berangkat menuju negara tetangga di Asia Tenggara itu, PMI gelap itu, tanpa menggunakan visa bekerja.

"Dan ternyata di sana, mereka dipekerjakan sebagai pelaku judi online, itu pun berangkatnya menggunakan visa kunjungan, buka visa bekerja," kata Brigjen Pol Suyanto. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved