Minggu, 12 April 2026

Kriminal

Pencuri Modus Pecah Kaca Mobil Kembali Beraksi di Sunter Agung, Sekali Pukul Jebol 

Sekali pukul, pelaku dapat memecahkan kaca belakang mobil dan tangannya merogoh ke dalam untuk menjarah barang-barang di dalamnya.

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Ign Agung Nugroho
Istimewa
Rekaman CCTV pencurian dengan modus pemecahan kaca mobil kembali terjadi di wilayah Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -  Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di wilayah kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pelaku menyasar mobil milik pengunjung kedai kopi Janji Jiwa yang terparkir di pinggir Jalan Danau Sunter Utara depan klinik kecantikan Yugen. 

 

Baca juga: Bharada E Ngaku Dapat Perintah dari Atasannya untuk Habisi Nyawa Brigadir J 

 

Dalam rekaman CCTV terlihat, pelaku menunggang motor berwarna putih tanpa nomor polisi mengitari mobil korban dari arah belakang lalu berputar balik ke samping bagian jendela mobil.

Sekali pukul, pelaku dapat memecahkan kaca belakang mobil dan tangannya merogoh ke dalam untuk menjarah barang-barang di dalamnya.

Untungnya, petugas parkir kedai kopi Janji Jiwa memergoki aksi pelaku hingga kabur tanpa membuahkan hasil.

Menurut keterangan saksi mata yang merupakan juru parkir, Ahmad Haitami (25), peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (6/8/2022) malam.

 

 

"Kemarin kejadiannya di sini Bang, saya kejar dia langsung kabur gitu. Awalnya dia kayak, gimana yah Bang, masuk situ balik lagi putar arah langsung kabur gitu bang," ungkapnya saat dikonfirmasi pada Minggu (7/8/2022).

Ahmad mengaku sempat mengejar pelaku saat beraksi.

Namun, sayangnya ia dan satu rekannya tidak berhasil menangkap pelaku karena kabur menggunakan sepeda motor.

Menurut penjelasan Ahmad, peristiwa pencurian dengan modus pecah kaca mobil sudah terjadi untuk kedua kalinya di tempat yang sama.

"Pelanggan ini, Janji Jiwa. Pelaku enggak sempat mengambil sih, sudah ketahuan duluan. Yang pertama keambil, cuma isinya tas belanjaan," katanya.

"Ya namanya di luar kita enggak tahu isinya apaan. Kalau bisa sih yang punya mobil itu dikosongkan dalam, enggak ada tas biar enak," pungkas Ahmad. (m38)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved