Kriminal

Korban Investasi Bodong Minta Indra Kenz Kembalikan Kerugian Rp 2,5 Miliar

Korban kasus penipuan trading binary option aplikasi Binomo berdatangan ke Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, menuntut pengembalian uang.

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Korban investasi bodong trading Binomo berunjuk rasa membentangkan spanduk di Pengadilan Negeri Tangerang saat terdakwa Indra Kenz menjalani sidang perdana kasus investasi bodong, Jumat (12/8/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Puluhan korban kasus penipuan trading binary option aplikasi Binomo berdatangan ke Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Jumat (12/8/2022).

Mereka menyaksikan sidang perdana Indra Kenz atau Indra Kesuma, terdakwa penipuan investasi bodong online Binomo.

Puluhan massa tersebut hadir membawa banner berisi permintaan pengembalian uang atau kerugian yang dialaminya.

"Uang kami yang telah disita dari pelaku kejahatan harus dikembalikan. Uang korban tidak boleh dikuasai negara," seperti dikutip dari tulisan spanduk  putih korban investasi bodong.

Selain itu, mereka minta hakim bertindak adil dan memberi hukuman setimpal terhadap Indra Kenz

Spanduk lainnya bertuliskan, "Berikan hukuman yang setimpal kepada pelaku kejahatan Affiliator Binary Option, agar ada kepastian hukum untuk Bangsa Indonesia."

Wajah Indra Kenz juga terpampang dalam spanduk kuning.

Sambil membawa spanduk, mereka berunjuk rasa di Gedung PN Tangerang.

Baca juga: Indra Kenz Jalani Sidang Perdana Kasus Investasi Bodong secara Virtual Terancam 20 Tahun Penjara

Baca juga: Kejari Tangsel Terima Berkas Tahap 2 Tersangka Indra Kenz Kasus Binomo dan Barang Bukti

Salah seorang korban investasi bodong Binomo, Riski Rusli berasal Muara Rupit, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.

Dia ingin menyaksikan langsung sidang perdana Indra Kenz di Pengadilan Negeri Tangerang.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved