Wisata Tangerang

Wisata Kano di Kota Tangerang Tersedia di Akhir Pekan, Anak-anak Boleh Mendayung Sendiri

Wisata kano di Kota Tangerang tersedia setiap akhir pekan, termasuk Sabtu (13/8/2022) ini. Di wahana wisata ini, pengunjung boleh mendayung sendiri

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Ign Prayoga

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Wisata kano di Kota Tangerang tersedia setiap akhir pekan, termasuk Sabtu (13/8/2022) ini.

Layanan wisata kano merupakan salah satu bentuk wisata Tangerang yang bisa dinikmati oleh siapapun, tidak terbatas bagi warga Kota Tangerang.

Tersedia saluran irigasi atau Kali Sipon, titik awal wisata kano adalah di depan Alun-alun Kota Tangerang.

Wisata air itu dibuka sejak Sabtu (23/7/2022) yang bisa dimanfaatkan sebagai wahana rekreasi.

Lokasi strategis untuk berwisata bagi masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya untuk merasakan sensasi mendayun di aliran Kali Irigasi Sipon.

Masyarakat yang ingin bermain kano di irigasi ini tidak perlu merogoh kantong.

Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) yang menyediakan wisata air tersebut memang masih menggratiskannya hingga batas waktu belum ditentukan. 

Pengunjung yang hendak naik kano dapat langsung mengantre di mobil tiket milik Disbudpar yang di sekitar lokasi wisata.

"Yang penting masyarakat dimohon agar antrenya tertib dan tidak berdesakkan, itu saja syarat utamanya," ujar Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Kota Tangerang, Adrial, Sabtu (6/8/2022).

Jadwal wisata kano Kota Tangerang sendiri, dibuka setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu,  pukul 07.30 WIB hingga 11.00 WIB.

Sedangkan pada sore hari sejak pukul 16.30 WIB hingga pukul 19.30 WIB.

Masyarakat diizinkan menikmati wisata kano, syarat usia di atas 5 tahun hingga maksimal 60 tahun.

Dalam satu perahu kano, hanya diizinkan  dua pengunjung sesuai kapasitas kano.

Pengunjung yang sedang naik kano diwajibkan memakai jaket pelampung untuk keamanan dan keselamatan.

"Para pengunjung bisa menikmati wisata kano tersebut dengan gratis, namun harus tetap mengantre sesuai urutan," kata Adrial.

Terdapat dua pilihan rute yang bisa ditempuh oleh wisatawan, rute pendek sejauh 50 meter dan rute panjang sejauh 100 meter. 

"Maksimal bisa sampai jembatan lengkung gereja bisa kira-kira 100 meter tapi boleh juga kalau wisatawannya nggak mau jauh-jauh sampai jembatan lengkung gedung Windu Karya," ucapnya.

Wisatawan juga bisa mendayung perahunya sendiri. Namun pihak dinas menyediakan petugas untuk mendayung perahu wisatawan. 

"Saat ini kita menyediakan 5 perahu kano, apabila ingin mendayung sendiri kami persilakan tapi juga harus hati-hati," kata Adrial.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved