Breaking News:

Hari Pramuka

Rekomendasi Film Anak Bertema Pramuka, Ada Lima Elang dan Semut Merah

Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus. Pesan-pesan moral di kepramukaan juga bisa didapat dari beberapa film anak bertema Pramuka.

Editor: Ign Prayoga

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus. Banyak kegiatan positif dalam Pramuka seperti kemah dan baris berbaris.

Pramuka melatih anak untuk disiplin, mandiri dan dapat mencintai alam.

Pesan-pesan moral di kepramukaan juga bisa didapat dari beberapa film anak bertema Pramuka. Berikut ini rekomendasi film anak bertema Pramuka di antaranya Lima Elang dan Semut Merah.

1. Lima Elang

Film Lima Elang dirilis pada 2011.

Film ini disutradai oleh Rudy Soedjarwo dan ditulis oleh Salman Aristo.

Pemeran dalam film anak ini adalah Christoffer Nelwan, Iqbaal Ramadhan, Teuku Ryzki, Bastian Bintang Simbolon, Monica Setiawan, dan Bryant Santoso.

Mengutip dari imdb.com, film ini bercerita tentang anak kota bernama Baron yang enggan pindah sekolah dari Jakarta ke Balikpapan.

Baron pindah ke Balikpapan karena ikut orangtuanya.

lima elang
Film Lima Elang merupakan salah satu film anak bertema Pramuka. Film lain bertema saja adalah film Semut Merah dan Hasduk Berpola

Di Balikpapan Baron enggan mencari teman baru dan memilih untuk bermain mobil remote controla.

Di sekolah barunya, Baron dipilih untuk mewakili sekolah di kegiatan lomba Pramuka.

Selain Baron dalam film anak ini ada tokoh Rusdi yang memiliki sifat optimis.

Ada juga Anton yang ahli membuat api unggun, Aldi yang tempramental dan Sindai, seorang gadis pemberani.

Dalam kegiatan lomba pramuka, mereka tersandung ke dalam petualangan yang tak terduga.

Rusdi dan Anton diculik oleh penebang liar.

Baron, Aldi, dan Sindai berusaha menyelamatkan meskipun banyak rintangan yang akan mereka lalui.

Bagaimana kisah petualangan mereka? Kamu bisa menonton film Lima Elang.

2. Hasduk Berpola

Film Hasduk Berpola dirilis pada tahun 2013.

Film ini disutradai oleh Harris Nizam.

Penulis film ini adalah Bagas D Bawono dan Kirana Kejora.

Film ini dibuat berdasarkan sebuah cerpen berjudul sama, Hasduk Berpola, karya Bagas D Bawono

Pemeran dalam film ini adalah Qois Al-Haqqi, Celvin Jeremy, dan T Kemasyah.

Film Hasduk Berpola mengisahkan, Masnun, veteran pejuang 45 hidup terlunta-lunta di Surabaya, konon terkenal sebagai Kota Pahlawan.

Ia bersama anaknya, Rahayu, janda beranak dua (Budi dan Bening), akhirnya menyerah, dan pindah ke kota asalnya, Bojonegoro.

Mereka berharap kehidupannya bisa membaik.

Namun apa daya, kehidupan pria renta yang terkenal sebagai pahlawan peristiwa penyobekan bendera di Surabaya ini, justru semakin terpuruk.

Di saat yang sama, Budi (12 tahun), tertantang untuk mengalahkan rivalnya, Kemal, yang aktif di kegiatan Pramuka.

Maka ia juga berusaha untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Tapi karena kondisi keuangan yang tidak memungkinkan, Budi tidak bisa membeli semua perlengkapan kepramukaan.

Budi berjuang memenuhi kewajibannya, hingga akhirnya membuat iba Bening (10 tahun), adiknya yang rela mengorbankan seprei kesayangannya demi dibuat hasduk untuk kakaknya.

Film sederhana penuh pesan-pesan moral dan kebangsaan ini ditutup dengan adegan yang menggetarkan sisi nasionalisme sebagai bangsa Indonesia.

3. Laskar Semut Merah

Film Laskar Semut Merah dirilis tahun 2014. Film ini bercerita tentang persahabatan lima anak perempuan dalam kegiatan kepramukaan. Kelimanya tergabung dalam regu Semut Merah.

Di balik keceriaan regu Semut Merah, ternyata ada bahaya yang mengintai. Film musikal ini cukup seru dan bagus untuk ditonton anak-anak. (Tribunnews.com)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved