Tangerang Raya

Arief R Wismansyah Ogah Bicara Soal Obat Kedaluwarsa Disdistribusikan ke Warga

Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah mengakui bahwa penyaluran obat kedaluwarsa kepada warga tersebut terjadi akibat kelalaian. 

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansayah enggan menjelaskan tentang kelanjutan masalah obat kedaluwarsa yang diberikan kepada masyarakat. Dia menyerahkan masalah itu ke Dinas Kesehatan Kota Tangerang. 

Dinas Kesehatan Kota Tangerang, kata Riyanto, harus lebih teliti lagi dalam memberikan obat.

Menurutnya, obat yang akan didistribusikan kepada masyarakat, harus ditarik pada satu bulan sebelum masa kedaluwarsa.

"DPRD memberikan warning agar kejadiannya serupa tidak terjadi lagi, jadi harus ada kontrol kepada Dinkes ini," tuturnya.

"Jadi itu nggak semuanya. Dan sekarang itu secara prosedural SOP maka obat yabg sudah kedaluarsa, mendekati satu bulan expired sudah ditarik," katanya.

Kini, Dinkes Kota Tangerang tengah diperiksa inspektorat terkait dengan masalah obat kedaluwarsa tersebut.

DPRD menyerahkan masalah tersebut ke Pemerinta Kota Tangerang terkait sanksi yang dikenakan terhadap pihak Dinas Kesehatan.

"Sanksi kali ini diserahkan kepada Pemkot Tangerang, seandainya nanti terulang kembali kita akan mengambil tindakan tegas," ucapnya 

"Jika nanti terulang kembali, dipastikan kita akan memberikan sikap mendorong agar posisi (Kadinkes) dimutasi atau diapain," kata Riyanto. 


 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved