Obat Kedaluwarsa

DPRD Kota Tangerang Ultimatum Dinkes Terkait Distribusi Obat Kedaluwarsa, Sudah Dua Kali Terjadi

Ternyata kasus obat kadaluwarsa di lingkup Kota Tangerang bukan sekali terjadi. Namun sudah dua kali terjadi.

Tribuntangerang.com/Gilbert Sem Sandro
Balita berusia 2,5 tahun diberi obat penurun panas yang sudah kedaluwarsa seusai menjalani imunisasi di Posyandu Bunga Kenanga, Kelurahan Pondok Pucung, Kota Tangerang, Selasa (9/8/2022). Obat kedaluwarsa tersebut sempat diberikan ke si anak dan orangtuanyamenjadi sangat khawatir. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG --  Ternyata kasus obat kadaluwarsa di lingkup Kota Tangerang bukan sekali terjadi. Namun sudah dua kali terjadi.

Kejadian ini membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang memanggil jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang. 

Pemanggilan tersebut terkait adanya obat yang telah kedaluwarsa yang didistribusikan kepada warga Pondok Pucung, Karang Tengah, pada Selasa (9/8/2022) lalu.


Wakil ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Riyanto mengatakan, kejadian tersebut dapat menjadi peringatan bagi Dinkes untuk tak mengulanginya lagi. 

Pasalnya, pihaknya telah menemukan obat kedaluwarsa yang disalurkan kepada masyarakat Kota Tangerang hingga dua kali.

"Kita memberikan ultimatum kepada kepala puskesmas dan Dinkes, karena ini sudah yang kasus ke dua, jangan sampai terjadi tiga kali," ujar Riyanto kepada awak media, Rabu (17/8/2022).

"Tinggal nanti tindakan Kepala Dinkes Kota Tangerang bagaimana, karena itu ranah mereka," imbuhnya.

Riyanto menerangkan, ultimatum tersebut tidak hanya diberikan kepada Dinkes dan puskesmas, melainkan juga kepada RSUD Kota Tangerang, apotek, serta apapun yang berkaitan dengan Dinkes Kota Tangerang.

Hal tersebut dilakukan, guna memberikan kontrol kepada Dinkes Kota Tangerang, sehingga bimbingan dapat dilakukan.

Sebab, telah tedapat 4 obat jenis Paracetamol yang kadaluwarsa dan diterima oleh masyaradakat. Hal ini tentut menyebabkan Dinkes perlu untuk lebih teliti lagi dalam penyortiran obat.

Baca juga: Arief R Wismansyah Ogah Bicara Soal Obat Kedaluwarsa Disdistribusikan ke Warga

Baca juga: Warga Tangerang Selatan Usung Bendera Kolosal Sepanjang 3.522 Meter Mengelilingi Setu Parigi

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved