Tangerang Raya

Tangis Dahlan dan Mujinah Pecah saat Muhammad Ridho Al Ikhsan Lolos Tim U-16 Indonesia

Muhammad Ridho Al-Ikhsan terpilih menjadi pemain U-16 Indonesia saat berlaga di Piala AFF U-16 2022.

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Dahlan dan Mujinah saat menceritakan pengalamannya mengantarkan putranya, Muhammad Ridho Al Ikhsan, ke berbagai pertandingan sepakbola. Muhammad Ridho Al Ikhsan ini terpilih sebagai pemain sepakbola tim U-16 Indonesia. 

"Dulu pernah ada turnamen di Tangerang Selatan, tapi di tengah perjalanan ternyata motor yang dikendarai oleng dan akhirnya saya dan Ridho terjatuh."

"Mulut saya berdarah semua karena jatuh ditambah gigi saya ini patah, tapi saya lihat Ridho enggak kenapa-kenapa."

"Terus saya bilang 'ayo nak kita lanjutin perjalanan, pokoknya kamu nggak boleh terlambat', padahal itu udah darah semua di mulut, tapi saya enggak mau mengeluh, demi memacu semangat Ridho," ujarnya.

Baca juga: Timnas Indonesia U-16 vs Myanmar, Bima Sakti Cari Celah untuk Raih Kemenangan

Baca juga: Bawa Timnas U-16 Juara, Pemkot Tangsel Siapkan Bonus dan Beasiswa untuk Muhammad Kafiatur Rizky

Dahlan dan istrinya juga pernah mengantar Ridho pulang dari Sentul, Bogor, pada pukul 02.00 WIB.

Terpaksa pulang dini hari karena tim Ridho menang dan ada perayaan.

"Terus saat perjalanan pulang dari Sentul, kami bertiga terjatuh, karena kondisi jalan yang gelap, tapi Alhamdulillah hambatan yang kami alami itu enggak membuat kami kenapa-kenapa," ujarnya.

Semua itu dilakukan Dahlan dan Mujinah untuk mengembangkan bakat dan kemampuan Ridho dalam bermain sepakbola.

Menurutnya, semakin banyak penampilan dan pengalaman Ridho bermain sepakbola di mana pun  akan berdampak pada kematangan dalam mengolah bola di lapangan.

"Dari sekian banyak tempat, lokasi, daerah, yang saya anter Ridho untuk bertanding, harapan saya cuma satu, supaya jam terbang Ridho ini dalam bermain sepakbola semakin tinggi," ucapnya.

Pesan yang selalu disampaikan kepada Ridho bahwa kunci sukses pemain sepakbola karena kerja keras dan jam terbang.

"Kerja keras itu tergantung diri sendiri, yang ayah dan ibu bisa berikan adalah keikhlasan mengantar kamu ke mana pun untuk meraih jam terbang itu'," kata Dahlan.

Dia berharap, putranya dapat terus mengembangkan kondisi fisik, kesehatan, mental dalam berkarier sebagai pemain sepak bola profesional.

Ketika dipilih sebagai skuad Garuda Muda di Piala AFF lalu dianggapnya sebagai langkah awal Ridho  mengejar dan mencapai impian dan cita-citanya.

"Saya selalu berpesan kepada Ridho untuk selalu rendah diri dan jangan pernah tinggalin salat, karena itu yang terutama dalam menjalani hidup," katanya.

"Keberhasilannya bergabung dengan Timnas u-16 itu harus terus ditingkatkan, ibarat keran air, sekarang lagi terbuka lebar."

"Jadi harus kerja keras, supaya bisa semakin baik dan menjadi yang terbaik," kata Dahlan. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved