Tangerang Raya

462 Koperasi di Kota Tangsel Harus Aktif Bina Anggota UKM agar Bisa Berkembang

Warman Syanudin mengatakan, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel terus mendorong  koperasi agar aktif membina anggota UKM-nya.

Tribun Tangerang/Rafzanjani Simanjorang
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan Warman Syanudin mengatakan, dia tidak ingin anggota koperasi punya target laku hari ini, melainkan produk diminati masyarakat. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Kota Tangerang Selatan punya 462 koperasi aktif . Jumlah anggota koperasi ini berbeda-beda.

Kepala dinas koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Tangerang Selatan Warman Syanudin mengatakan, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel terus mendorong  koperasi agar aktif membina anggota UKM-nya.

Warman menjelaskan, ada lima jenis koperasi di wilayahnya yakni koperasi simpan pinjam, koperasi jasa, koperasi konsumen, koperasi produsen, dan koperasi pemasaran.

Semuanya punya anggota berbeda-beda, dari puluhan hingga ratusan orang.

"Koperasi ini saya dorong agar aktif membina anggotanya. Koperasi juga harus sesuai dengan perkembangan zaman, menggunakan digital."

"Tantangan kami saat ini adalah bagaimana untuk memberdayakan sumber daya manusianya," ujarnya.

"Aktifnya tak hanya di Tangsel, tapi, harus keluar. Kalau ada pameran di luar ikut, ada pelatihan juga ikut, dan sering bersilaturahmi," ujarnya.

Baca juga: Modal dan Sertifikasi Halal Jadi Program Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel saat Pandemi Covid-19

Baca juga: Manajemen PT Hero Supermarket Tbk Akui Uang Simpanan Koperasi Mantan Karyawan Belum Dibayar

Dinas Koperasi dan UKM Tangsel juga menyelaraskan diri dengan program pemerintah, Bela Pengadaan.

Nantinya, koperasi menginput data di bagian pengadaan secara lengkap.

"Nanti kalau ada yang diperlukan tinggal klik, dan akan muncul. Jadi semuanya digital," ucapnya.

Saat ini, pihaknya fokus meningkatkan kualitas SDM lewat pembinaan, agar mampu memasarkan produknya dengan baik.

Warman menambahkan, target  anggota koperasi bukan sementara.

"Saya tidak mau pernyataan, 'Ya sudahlah. Yang penting yang laku hari ini, cukup untuk makan hari ini,'. Saya tidak mau hal seperti itu. Tapi bagaimana produk ini terus diminati," ujar Warman.

Baca juga: Andika Hazrumy Usul Pembentukan Koperasi Alumni Sekolah untuk Meningkatkan UMKM

Baca juga: Lewat Festival Bisnis Terbesar, BMI Serukan Kolaborasi Ekosistem Bisnis Koperasi

 
 
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved