Tangerang Raya

Remaja Tewas setelah Serangan Balik Lawan saat Tawuran di Ciledug Kota Tangerang

Seorang remaja tewas akibat luka bacok setelah menyerang sekelompok orang di Jalan Raden Fatah, Ciledug, Kota Tangerang.

istimewa
Orang-orang melayat ke rumah korban tawuran di Ciledug, Kota Tangerang, Senin (22/8/2022). Korban tewas setelah bersama kelompoknya menyerang kelompok lain. 

TRIBUNTANGERANG.COM, CILEDUG - Seorang remaja tewas setelah menyerang sekelompok orang di Jalan Raden Fatah, Ciledug, Kota Tangerang.

Kapolsek Ciledug Kompol Noor Maghantara mengatakan, remaja tewas tersebut berinisial ATC berusia 15 tahun.

"Itu kan ada dua laporan, satu laporan yang meninggal, satu lagi laporan yang luka di kepala, yang meninggal dunia ATC (15) masih SMP," ujar Noor Maghantara, Senin (22/8/2022).

Noor menjelaskan, peristiwa penyerangan itu bermula ketika sekelompok remaja berkeliling membawa senjata tajam (sajam), Sabtu (20/8/2022) dini hari.

Ketika melintas di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) kelompok remaja menyerang sekelompok orang yang tengah nongkrong di warung angkringan secara agresif.

Tidak terima diserang, kelompok tersebut melindungi diri, kemudian melakukan serangan balik.

Kemudian, seorang remaja yang menyerang lebih dulu tewas akibat terkena luka bacok di dada.

Baca juga: 5 Pelajar Jadi Tersangka Tawuran karena Penganiayaan dan Membawa Senjata Tajam

Baca juga: Polres Metro Tangerang Kota Tetapkan 5 Pelajar Jadi Tersangka dalam Aksi Tawuran 

"Jadi ceritanya ada anak-anak tanggung ini tadinya kumpul di daerah Kreo, Ciledug, lalu mereka muter, ada yang bawa sajam, mencari musuh."

"Saat lewat TKP, ada orang orang yang lagi nongkrong, ada yang lagi di angkringan, terus mereka memanas-manasi."

"Memancing mancing keributan dengan mengacungkan celurit dan nyerang yang sedang nongkrong ini."

"Mungkin temen-temennya itu senjata tajamnya ada yang jatuh, terus dipake untuk menyerang balik, akhirnya kena lah bacok di bagian dadanya, mati dia, yang mati ini nyerangnya agresif," ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, satu korban meninggal dunia dan satu korban luka-luka.

"Yang meninggal dunia itu yang nyerang, yang masih anak-anak SMP."

"Temennya juga ada yang diamankan, kalau korban luka itu warga yang diserang berinisial BYTH, usia 24 tahun," kata Noor Maghantara. 

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved