Tertabrak Kereta Api
Seorang Buruh Meninggal Tertabrak Kereta di Cikarang
Seorang buruh bernama Misar (53) memegang nyawa setelah tertabrak kereta di perlintasan rel KM. 52,100 Kampung Ceger, Desa Tanjung baru, Cikarang
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Lilis Setyaningsih
TRIBUNTANGERANG.COM, BEKASI -- Seorang buruh bernama Misar (53) memegang nyawa setelah tertabrak kereta di perlintasan rel KM. 52,100 Kampung Ceger, Desa Tanjung baru, Kecamatan Cikarang Timur.
Kapolsek Cikarang Timur AKP Bambang Krisnadi menceritakan awalnya korban hendak berjalan di perlintasan sebidang di dekat lokasi pada Selasa (23/8/2022) pagi tadi.
"Korban berjalan kaki menuju rumahnya di dekat perlintasan sebidang," kata Bambang saat dikonfirmasi.
Setelah beberapa lama, kereta api 10.C Argo Dwipangga, relasi Gambir-solo 937 datang dari arah belakang korban.
Misar yang tak menyadari terdapat kereta yang melaju kencang di arah belakang, kemudian terserempet kereta.
"Kemudian kereta datang dari arah belakang sehingga menyebabkan korban terserempet dan terpental," ungkapnya.
Korban mengalami luka benturan di bagian belakang kepalanya setelah terhempas ratusan meter.
Baca juga: Penumpang Kereta Dewasa Wajib Test PCR Jika Belum Lakukan Booster, Mulai Hari ini
Baca juga: Lansia Tewas Tertabrak Kereta Api
Seketika korban meninggal di lokasi akibat luka yang dialaminya.
"Selain luka di kepala, tangan kiri korban juga patah. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD untuk kemudian diserahkan ke pihak keluarga yang menerima insiden ini sebagai musibah," kata Bambang. (abs)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Seorang-Buruh-akibat-tersambar-kereta-api-di-Cikarang-Timur.jpg)