Kemerdekaan RI

Golok Gobang 'Tanda Mata' Perjuangan Bangsa Mencapai Kemerdekaan RI dari Seniman Karawang

Golok gobang sepanjang 7 meter dan berat 7 kwintal atau 700 kilogram dipamerkan di Warung Lengkong Kodim 0604 Karawang.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Intan Ungaling Dian
Tribun Tangerang/Muhammad Azzam
Golok Gobang karya seniman Karawang dipamerkan di Warung Lengkong Kodim 0604 Karawang saat peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Golok ini memiliki bobot 700 kilogram dan panjang sepanjang 7. 

TRIBUNTANGERANG.COM, KARAWANG - Perjuangan bangsa Indonesia hingga mencapai Kemerdekaan menjadi sejarah panjang nan heroik.

Salah satu cara memeringati perjuangan bangsa Indonesia yakni merayakan Hari Kemerdekaan RI yang jatuh saban 17 Agustus.

Peringatakan HUT ke-77 RI kali ini menampilkan golok gobang sepanjang 7 meter dan berat 7 kwintal atau 700 kilogram dipamerkan di Warung Lengkong Kodim 0604 Karawang.

Golak raksasa yang dinamakan Gobang Perjuangan sudah ada di Warung Lengkong sejak beberapa hari sebelum peringatan Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2022.

Dandim 0604 Karawang Letkol Kav Makhdum Habiburrahman mengatakan, Gobang Perjuangan ini karya seni dari budayawan dan seniman di Karawang.

Kehadiran gobang  sebagai kado istimewa di Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia.

"Makanya panjang 7 meter dan berat 7 kwintal itu dalam rangka memeringati Hari Jadi ke-77 RI," kata Makhdum kepada Tribuntangerang.com, Jumat (26/8/2022).

Baca juga: Isi Akhir Pekan ke DjakFest di Parkir Timur Senayan Mulai 26-28 Agustus 2022, ada 300 UMKM Pameran

Baca juga: Pameran Flona 2022 di Taman Lapangan Banteng, Jadi Ruang Ketiga Pecinta Flora dan Fauna

Dia menjelaskan, gobang perjuangan sebagai simbol kebangkitan bagi daerah Karawang  yang terkenal sebagai 'pangkal perjuangan.'

Apalagi, di Karawang ini kaya akan sejarah yang tentu kaya juga seni dan budayanya.

"Dari abad ke 4 Masehi kita sudah ada kehidupan di Sanggabuana termasuk candi tertua Candi Jiwa di Batujaya, tentu kaya sejarah juga akan kaya seni budayanya," ujar Makhdum.

Gobang tersebut merupakan karya seni, dan bahan dasar 100 persen murni terbuat dari besi asli Jerman, dengan kayu jati yang dikumpulkan di berbagai wilayah di Jawa Barat.

Dandim menerangkan, pada gobang itu ada beberapa simbol dan tulisan yang memiliki makna. Pertama pada pegangan atau gagang itu gambar kepala macan, itu maknanya jelas ialah maung siliwangi.

Kemudian, ada ukiran-ukiran pada gobang itu. Ukiran itu dari jaman Pajajaran dengan bentuk pakis memiliki relung-relung.

Lalu, ada tulisan berhuruf Arab berbunyi"'Lailahailallah", tidung siliwangi dan potongan ayat Al Baqarah 126.

Baca juga: Pameran Alutsista TNI di Alam Sutera Hadirkan Panser Anoa dan Tank Scorpio

Baca juga: Dewan Kesenian Jakarta 2022, Hadirkan  Pameran Arsip dan Koleksi Seni di Taman Ismail Marzuki

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved