Kompetisi

Tim dari ITB dan UI Jadi Pemenang dalam ASEAN Data Science Explorer

ASEAN Foundation dan SAP SE mengumumkan bahwa tiga tim dari Institut Teknologi Bandung dan Universitas Indonesia telah muncul sebagai pemenang

Penulis: | Editor: Lilis Setyaningsih
istimewa
Memasuki penyelenggaraan di tahun keenam, Team Matrix Explorers dari Institut Teknologi Bandung dinobatkan sebagai Juara Nasional 2022 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA ASEAN Foundation dan SAP SE (NYSE: SAP)  mengumumkan bahwa tiga tim dari Institut Teknologi Bandung dan Universitas Indonesia telah muncul sebagai pemenang dalam ASEAN Data Science Explorers (ASEANDSE) Final Nasional 2022 – Indonesia yang berlangsung secara virtual.

ASEAN Data Science Explorers (ASEANDSE) adalah program unggulan yang diinisiasi ASEAN Foundation bersama SAP untuk merangkul dan mempersiapkan pemuda masa kini untuk dunia masa depan.

Rian A. Sagara, Industry Business Architect, SAP Indonesia menjelaskan bahwa Program ASEANDSE berupaya untuk memberdayakan pemuda ASEAN  dengan keterampilan digital yang penting, mengembangkan keterampilan kolaborasi, kemampuan untuk mengkomunikasikan ide, dan berpikir kritis.

“Semua kemampuan ini sangat penting untuk menjadi pemimpin yang efektif bagi dunia masa depan," kata Rian, Selasa (30/8/2022).

"Saya sangat terkesan dengan kualitas ide yang disajikan para peserta dan berharap kompetisi ini akan
mengawali perjalanan mereka dalam dunia Data Science," imbuhnya.

ASEANDSE adalah kompetisi analisis data regional yang menyasar mahasiswa di 10 negara anggota ASEAN.

Dengan menggunakan SAP Analytics Cloud, program ini mengharuskan mahasiswa memberikan solusi dan rekomendasi berbasis data, inovatif, dan feasible untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi mendesak di ASEAN, khususnya terkait enam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (United Nations Sustainable Development Goals).

Keenam tujuan pembangunan itu yakni, (1) Kesehatan dan Kesejahteraan, (2) Pendidikan yang Berkualitas, (3) Kesetaraan Gender, (4) Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, (5) Inovasi Industri dan Infrastruktur, serta (6) Kota dan Komunitas Berkelanjutan. Solusi yang diajukan kaum muda tidak terbatas pada kampanye, kebijakan, produk, layanan, atau rekomendasi relawan.

Lebih jauh, solusi ini juga akan didistribusikan kepada badan-badan ASEAN yang relevan untuk dipertimbangkan.

Baca juga: Polda Metro Jaya Gelar Kompetisi Standup Comedy, Gilang Bhaskara Hingga Komeng Akan Jadi Juri

Rian mengatakan, pemenang dinilai berdasarkan kemampuan mereka merancang konsep terbaik untuk menangani masalah sosial ekonomi ASEAN, yang didukung oleh wawasan berbasis data.

Kriteria penjurian meliputi aspek kreativitas, kelayakan, inovasi, dan kemampuan tim untuk mendemonstrasikan solusi yang akan diimplementasikan.

Sebagai juara pertama, Tim Matrix Explorers dari Institut Teknologi Bandung mewakili
Indonesia untuk Final Regional ASEAN DSE 2022 yang akan berlangsung di Phnom Penh,
Kamboja, pada 12 Oktober 2022.

Kompetisi tahun ini diikuti 778 siswa dari sepuluh negara ASEAN yang akan mewakili negara mereka.

Para peserta ditugaskan membuat storyboard atau proposal analitik data untuk mengatasi masalah sosial-ekonomi, mempromosikan kesadaran masyarakat ASEAN dan UN-SDGs di kawasan tersebut.

Baca juga: Anna Cika Marchiana Siswi Berprestasi SMA Regina Pacis Bogor yang Rajin Ikut Berbagai Kompetisi

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved