Kriminal

Pil Ekstasi dalam Kemasan Kuaci Asal Malaysia Diselundupkan ke Indonesia

Ratusan butir pil ekstasi diselundupkan dalam bungkus kuaci asal Malaysia ke Indonesia dibongkar petugas Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta.

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Kemasan kuaci berisi ratusan pil ekstasi diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia dibongkar petugas Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta ditunjukkan saat konferensi pers, Rabu (31/8/20220. 

Sementara itu, Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, juga membongkar kasus penyeludupan narkotika jenis sabu seberat 3 kilogram, Rabu (31/8/2022).

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta juga  menangkap dua pelaku warga negara asing (WNA), wanita dan pria.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta Finari Manan mengatakan, wanita asal Meksiko yang diringkus berinisial RLH dan pelaku pria asal Iran berinisial EK.

Menurut Finari Manan, penyelundupan narkotika golongan I jenis methamphetamine atau sabu itu seberat 3.000 gram atau 3 kg dibongkar pada  pertengahan Agustus 2022.

"Dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika ini Bea Cukai Bandara SoekarnoHatta bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Bandara Soekarno-Hatta," kata Finari Manan saat konferensi pers, Rabu (31/8/2022).

Finari Manan menjelaskan, pengungkapan kasus penyeludupan narkotika jaringan internasional ke Indonesia itu terjadi  Jumat (19/8/2022).

Saat itu RLH tiba di Indonesia melalui Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta pukul 17.35 WIB. Dia naik maskapai penerbangan Turkish Airlines rute Istanbul-Jakarta.

Setibanya di Indonesia, RLH menjalani pemeriksaan di  Security Check Point 2 Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno Hatta. 

Saat menjalani pemeriksaan, RLH kedapatan menyembunyikan narkotika jenis sabu di dinding dalam kopernya. Sabu yang disembunyikan seberat 3 kg.

Baca juga: Warga Bekasi Sembunyikan 60 Gram Sabu yang Bakal Diedarkan di Jakarta Diringkus Polisi

Baca juga: Tak Punya Uang Beli Sabu, Pelaku Nekat Mencuri Sepeda Motor di Parkiran Aparteman City Park

"Dalam pengakuannya, RLH ini diperintahkan oleh salah satu jaringan narkoba internasional asal Meksiko untuk mengambil koper berisi methamphetamine dari seseorang di Negara Turki untuk dibawa ke Indonesia," katanya.

Lantas, tim gabungan melakukan penyelidikan lebih lanjut dan meringkus EK yang WNA di hotel di Jakarta Barat.

"EK berperan sebagai penerima paket yang dibawa oleh RLH, atas perintah jaringan sindikat narkoba internasional yang berada di Iran," katanya.   

Dari  pengungkapan penyeludupan narkoba tersebut, tim gabungan mengamankan barang bukti berupa dua unit telepon seluler, paspor Meksiko, satu koper hitam dan bukti boarding pass.

Menurutnya, keberhasilan penyuludupan narkotika tersebut telah menyelamatkan 15.298 anak bangsa, dan menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 13,6 miliar.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved