Properti

Diduga Tipu Ratusan Konsumen, Pengembang Perumahan di Tigaraksa Dipanggil DPRD

DPRD Kabupaten Tangerang mengagendakan hearing dengan perusahaan pengembang perumahan di Tigaraksa yang diduga menipu konsumennya, Kamis (1/9/2022).

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
Istimewa
DPRD Kabupaten Tangerang mengirimkan surat undangan kepada sejumlah kepala dinas Pemkab Tangerang untuk membahas dugaan penipuan yang dialami sejumlah konsumen perumahan. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TIGARAKSA -- DPRD Kabupaten Tangerang mengagendakan hearing atau rapat dengar pendapat (RDP) dengan perusahaan pengembang perumahan di Tigaraksa, Kamis (1/9/2022).

Rapat diagendakan oleh DPRD setelah menerima aduan para konsumen yang diduga tertipu PT Sukses Indonesia Anugerah Properti, selaku pengembang perumahan Bhuvana Vilage Regency.

Melalui surat berlogo DPRD Kabupaten Tangerang bernomor 005/1824-DPRD/2022 tertanggal 26 Agustus 2022 yang ditandatangani Ketua DPRD, H Kholid Ismail, beberapa kepala dinas di Pemkab Tangerang juga dipanggil dalam hearing tersebut.

Secara lengkap, surat tersebut ditujukan kepada Direktur PT Sukses Indonesia Anugeah Properti, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman; Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan; serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP).

Pejabat lain yang dipanggil DPRD untuk mengikuti rapat adalah Kepala Satpol PP dan Camat Solear.

Video terkait kasus perumahan bodong:

"Kami mengundang saudara untuk hadir dalam rapat dengar pendapat terkait pengaduan dari konsumen perum Bhuvana Vilage Regency," bunyi surat panggilan tersebut.

Ketua DPRD juga meminta kepada para Direktur PT Sukses Indonesia Anugerah Properti serta pejabat yang diundang untuk hadir secara langsung dan tidak mewakilkan kepada stafnya.

Salah satu konsumen Bhuvana Vilage Regency menjelaskan, proyek perumahan tersebut sudah mangkrak selama enam tahun.

Awalnya, sekitar tahun 2016, pihak PT Sukses Indonesia Anugerah Properti gencar menawarkan perumahan Bhuvana Vilage Regency di Solear, Tigaraksa.

Sejumlah orang tertarik dan kemudian menyerahkan sejumlah uang ke pihak pengembang.

Di tahun-tahun selanjutnya, perumahan Bhuvana Vilage Regency tak kunjung terwujud. Ratusan konsumen hanya diberi harapan palsu hingga muncul dugaan pihak perusahaan telah melakukan penipuan.

Para konsumen kemudian mengadu ke DPRD Kabupaten Tangerang hingga sejumlah pihak diminta hadir dalam RDP hari Kamis (1/9/2022). [*]

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved