Kasus Brigadir J

Deolipa Yumara Bakal Gugat Komnas HAM dan Komnas Perempuan atas Dugaan Perbuatan Melawan Hukum

Pengacara Deolipa akan melayangkan gugatan terhadap Komnas HAM dan Komnas Perempuan terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Intan Ungaling Dian
Tribun Tangerang/Arie Puji Waluyo
Pengacara Deolipa Yumara saat beraksi di atas panggung konser musik bertajuk 'Nyanyian Penyatu Negeri', di Birawa Assembly Hall Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (22/8/2022). Deolipa Yumara akan melaporkan Komnas HAM dan Komnas Perempuan atas dugaan perbuatan melawan hukum. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Pengacara Deolipa Yumara akan melayangkan gugatan terhadap Komisi Nasional Hak Azasi Manusia dan Komisi Nasional Perempuan.

Alasan gugatan mantan pengacara Brigadir J itu karena Komnas HAM dan Komnas Perempuan tersebut ada dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawati oleh Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

"Saya akan membuat gugatan perbuatan melawan hukum terhadap Komnas HAM. Jadi gugatan perbuatan melawan hukum terhadap Komnas HAM dan Komnas Perempuan," ujar Deolipa Yumara di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin  (5/9/2022).

Deolipa menilai, pernyataan Komnas HAM dan Komnas Perempuan terkait dugaan pelecehan seksual itu membuat gaduh.

"Karena begitu gegabahnya mereka membuat statement yang patut diduga membuat gaduh dengan statement yang kacau," katanya.

"Kenapa? Karena Mabes Polri sendiri bilang tidak ada pelecehan, mereka bilang ada pelecehan. Mereka itu lembaga-lembaga negara, berbahaya," katanya lagi.

Dia mengatakan, rencana gugatan itu akan diajukam dalam 2 hingga 3 hari ke depan.

"Jadi 2 itu akan kami ajukan gugatan perbuatan melawan hukum, dalam waktu dekat 2-3 hari kami akan daftarkan gugatan tersebut sesuai dengan wilayahnya masing-masing," ujar Deolipa Yumara.

Baca juga: Kamaruddin Simanjuntak dan Deolipa Yumara Dituding Sebarkan Hoaks Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Sebelumnya diberitakan,  dua pengacara yakni Kamaruddin Simanjuntak dan Deolipa Yumara dilaporkan ke polisi oleh Aliansi Advokat Anti-Hoax atas tudingan menyebarkan berita bohong alias hoax.

Kamaruddin Simanjuntak merupakan kuasa hukum dari keluarga Brigadir J alias Nofriansah Yosua Hutabarat.

Sedangkan Deolipa Yumara merupakan mantan kuasa hukum dari tersangka Bharada E alias Richard Eliezer.

"Betul melaporkan mengenai pemberitaan bohong," ujar Ketua Umum Aliansi Advokat Anti-Hoax, Zakirudin Chaniago kepada wartawan pada Jumat (2/9/2022).

Laporan itu telah diterima dan teregister dengan nomor LP/B/0495/VIII/2022/SPKT/Bareskrim Polri, tertanggal 31 Agustus 2022.

Deolipa Yumara dan Kamaruddin Simanjuntak dituduh melanggar Pasal 14 dan 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong yang menimbulkan keonaran.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved