Kasus Brigadir J

Irjen Dedi Prasetyo Enggan Berandai-andai Kabar 3 Kapolda Terlibat Rekayasa Kematian Brigadir J

Inspektorat Khusus (Irsus) Polri akan menelusuri kabar tentang tiga kapolda diduga terlibat dalam rekayasa kematian Brigadir J.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Intan Ungaling Dian
Tribun Tangerang/Miftahul Munir
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, tiga kapolda yang namanya diduga terseret dalam kasus rekayasa kematian Brigadir J belum dilakukan pemeriksaan. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Inspektorat Khusus (Irsus) Polri akan menelusuri kabar tentang tiga kapolda diduga terlibat dalam rekayasa kematian Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

 Hal itu dikemukakan Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, Irsus belum melakukan pemeriksaan terhadap ketiga kapolda tersebut.

Ketiga kapolda yang namanya diduga terseret dalam kasus pembunuhan Brigadir J yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Kapolda Sumatera Utara Irjen Panca Putra, dan Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta.

"Saya tidak berani berandai-andai kalau belum mendapat informasi yang update dari timsus, itu belum berani saya jawab," ujar Dedi kepada wartawan, Selasa (6/9/2022).

"Karena Tim Irsus bekerja sesuai fakta yang ditemukan. Saya akan saya luruskan pemeriksaan tiga Kapolda belum ada sampai saat ini," katanya lagi.

Meski belum ada pemeriksaan terhadap ketiga kapolda tersebut, dia mengatakan bahwa timsus akan menyelidiki informasi yang menyangkut kasus kematian Brigadir J

Penyelidikan diperlukan perihal informasi yang beredar untuk mengungkap keterlibatan sejumlah perwira Polri dalam kasus kematian Brigadir J.

"Info dari mana pun kita dengar, bukan hanya itu. Jadi jangan melebar ke mana-mana. Kita fokus pada 340 KUHP sub 338 juntco 55 56. Timsus bekerja sesuai fakta," kata Dedi Prasetyo.

Baca juga: Tiga Kapolda Diduga Terlibat Rekayasa Kematian Brigadir J, Kadiv Humas: Nanti Timsus Akan Mendalami

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran Bakal Tentukan Perwira Jadi Kasubdit dan Kanit di Ditreskrimum

Diperiksa lagi

Sementara itu, tersangka Putri Candrawathi akan kembali menjalani pemeriksaan tim khusus Polri terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian mengatakan,  asisten rumah tangga (ART) Putri Candrawathi juga akan diperiksa hari ini, Selasa (6/9/2022).

Putri Candrawathi dan Susi akan diperiksa menggunakan lie detector atau pendeteksi kebohongan.

Andi Rian menambahkan, pemeriksaan mereka berlangsung di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Sedangkan pemeriksaan terhadap tersangka lainnya yakni Inspektur Jenderal Ferdy Sambo akan dilakukan di Puslabfor di Sentul, Rabu (7/9/2022).

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved