Kriminalisasi Padi Padi

Pemilik Padi Padi Tangerang Berstatus Tersangka, Diduga Jadi Korban Kriminalisasi

Pemilik Padi Padi Picnic Ground, Ny Kim Anton, dijadikan tersangka oleh Polres Kota Tangerang. Kim Anton dan suaminya diduga jadi korban kriminalisasi

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
Youtube Kanal Anak Bangsa
Pemilik Padi Padi Picnic Ground, Kim Anton, berbincang dengan Rudi S Kamri di Youtube Kanal Anak Bangsa. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Pemilik Padi Padi Picnic Ground, Ny Kim Anton, dijadikan tersangka oleh penyidik Polrestro Kota Tangerang. Kim Anton ditetapkan sebagai tersangka perusakan portal tanda penyegelan yang dipasang aparat Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Dugaan Kim Anton menjadi korban kriminalisasi disuarakan oleh CEO Kanal Anak Bangsa, Rudi S Kamri, ketika berbincang dengan Kim Anton dan ditayangkan di Youtube Kanal Anak Bangsa, 2 September 2022.

Kim Anton merasa ada keanehan pada tuduhan merusak tanda segel. Saat memeriksa Kim, polisi menunjukkan foto papan segel berwarna kuning di semak-semak. Polisi menyebut papan segel itu adalah barang yang dirusak oleh Kim dan stafnya.

"Namun saya tidak yakin, fotonya tidak begitu jelas," kata Kim dalam perbincangan dengan Rudi S Kamri.

padi padi
Salah satu sudut Padi Padi Picnic Ground di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang

Dalam perbincangan itu, Kim Anton juga menyatakan bahwa Padi Padi Picnic Ground mulai diusik ketika sebuah perusahaan pengembang berskala besar meminta lahan tersebut dilepas kepada mereka. Namun Kim Anton dan suaminya, Anton Salim, menolak permintaan perusahaan pengembang tersebut.

Kim Anton bukan satu-satunya tersangka pada kasus tersebut. Status tersangka juga disematkan kepada suami Kim, tiga staf Padi Padi, serta Agus, seorang petani di sekitar Padi Padi.

Kim bersama suami dan staf Padi Padi diperiksa di Mapolres Kota Tangerang pada akhir Agustus lalu. Pada saat itu, Kim dan rombongan tertahan selama 30 jam di kantor polisi.

Kim Anton menjalani pemeriksaan untuk pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP) mulai pukul 13.00 sampai pukul 22.00.

Kim mendapat giliran kedua setelah polisi memeriksa Agus.

Usai memeriksa Kim hingga pukul 22.00, polisi baru memeriksa tiga staf Padi Padi.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved