Kejari Kota Tangerang Bantah Kabar Sekap Wartawan Gara-gara Video Pesta di Tengah Jam Kerja

Kejari Kota Tangerang membantah kabar oknum jaksa menyekap tiga wartawan terkait pemberitaan pesta ulang tahun dan perpisahan Kasi Pidum.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Ign Prayoga
Pixabay
Ilustrasi penyekapan. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang membantah kabar oknum jaksa menyekap tiga wartawan terkait pemberitaan pesta ulang tahun dan perpisahan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kota Tangerang.

"Enggak benar," ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Tangerang, R Bayu Probosuto, dalam keterangan kepada awak media, Sabtu (10/9/2022).

Informasi penyekapan tiga wartawan oleh staf Kejari Kota Tangerang tersebar di kalangan jurnalis. Latar belakangnya adalah pemberitaan berjudul "Pesta Meriah Pegawai Kejaksaan Negeri Kota Tangerang".

Berita tersebut bermula dari video viral tentang pesta ultah dan perpisahan Kasi Pidum Kejari Kota Tangerang.

Bayu mengatakan, ketiga jurnalis justru membantu Kejari Kota Tangerang meluruskan video tersebut. "Justru mereka membantu kita mengklarifikasi kejadian di video viral tersebut," katanya.

Bayu kemudian menjelaskan soal pesta di kantor Kejari Kota Tangerang. Menurut versinya, yang sebenarnya terjadi adalah perayaan bersifat spontanitas atau kejutan dari para pegawai Kejari Kota Tangerang untuk Kasi Pidum yang berulang tahun dan akan pindah tempat tugas.

Baca juga: AKBP Pujiyarto Terima Putusan Sidang Etik Polri, Tidak Akan Ajukan Banding

"Perayaan tersebut terjadi di lingkungan kantor Kejari Kota Tangerang, berlangsung cukup singkat dan tidak mengganggu aktivitas pelayanan kepada masyarakat, karena itu terjadi di jam istirahat," ujar Bayu.

Mengetahui kejadian itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten memerintahkan Plh Kajari Kota Tangerang untuk menegur dan memerintahkan kepada seluruh pegawai Kejari Kota Tangerang untuk menjaga sikap serta marwah institusi.

"Apabila dari perayaan tersebut, ada hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat, khususnya masyarakat Kota Tangerang, kami atas nama Kejaksaan Negeri Kota Tangerang meminta maaf dengan kejadian yang sama sekali tidak disengaja itu," kata Bayu dikutip dari  Tribunnews.com.

Kabar yang beredar, tiga jurnalis menjadi korban penyekapan yang dilakukan oknum Kejari Kota Tangerang. Ketiganya disekap antara Kamis (8/9/2022)) hingga Jumat (9/2/2022).

Ketiga jurnalis berasal dari tiga media di antaranya Detik.com dan VOI.id.

Pemimpin redaksi Detik.com, Alfito Deannova, menyatakan pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Khairul Maarif selaku wartawan kontrak Detik.com di Tangerang dan juga dengan pihak kejaksaaan.

"Menanggapi isu mengenai wartawan kontrak Detik.com yaitu Khairul Maarif yang dijemput paksa oleh jaksa di Tangerang, dengan ini Detik.com menyampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar," kata Alfito dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu (10/9/2022).

Fakta yang terjadi adalah, Khairul Maarif datang secara sukarela untuk bertemu dengan jaksa di Tangerang dalam rangka memenuhi undangan.

Sementara, Pimred VOI.id, Moksa Hutasoit, mengatakan bahwa wartawannya bukan disekap, melainkan dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Dari laporan tidak ada penyekapan, tapi si wartawan datang memenuhi panggilan atas kemauan sendiri. Juga tidak terkait pemberitaan, tapi sosmed," katanya.

Baca juga: Saksi Kasus Korupsi Aset Pemkot Semarang Tewas, Badan Kepegawaian Tak Tahu Korban Dipanggil Polisi

Beberapa hari lalu, tersebar video perayaan ulang tahun Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kota Tangerang, Dapot Dariarma, di kantor Kejari Kota Tangerang.

Video tersebut memperlihatkan Dapot Dariarma mengenakan mahkota, berkalung rangkaian bunga dan memakai selempang bertulisan happy birthday.

Gambar bergerak itu disertai narasi para staf melakukan pesta di saat jam kerja.

Video itu memunculkan kritik dari netizen. Pasalnya, pesta ulang tahun itu berlangsung saat para buruh dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menolak keputusan pemerintah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved