Seleb
Dara Arafah Maafkan ART yang Sudah Curi Brankas Uangnya, Tapi Proses Hukum Tetap Jalan
Dara sudah memaafkan secara pribadi, tapi proses ini tetap harus berjalan, supaya ada efek jera juga.
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Ign Agung Nugroho
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Selebgram Dara Arafah bersyukur pelaku pencurian brankas berisi uang ratusan juta rupiah miliknya, sudah ditangkap Polda Metro Jaya.
Bahkan, Dara Arafah sudah bertemu kedua pelakunya, yakni Musrida dan Sarpun yang salah satunya adalah asisten rumah tangga (ART) nya.
Bahkan, dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (12/9/2022), Dara menemui kedua pelaku dan tidak banyak bicara.
"Tadi ketemu tidak ngomong apa-apa. Cuma kemarin aja ketemu minta maaf dan memohon dibebaskan," kata Dara Arafah.
Dara memastikan tidak ada ucapan penyesalan dan merasa bersalah dari Musrida dan Sarpun, yang sudah mencuri brankas yang berisi uang senilai Rp 789 Juta.
Hanya saja Dara sudah memaafkan perbuatan pelaku yang sempat mencuri brankasnya yang berisi uang Rp 789 jutanya itu.
"Insya Allah saya sudah memaafkan secara pribadi tapi proses ini tetap harus berjalan, supaya ada efek jera juga," ucapnya.
Tentu saja kejadian tersebut membuat Dara Arafah menerima pelajaran berharga dan semakin selektif dalam memilih ART yang bekerja di rumahnya.
"Pastinya lebih selektif dan berhati-hati ya. Jadi buat yang dirumah, semoga lebih hati-hati sama ARTnya, lebih bijaksana sama ART kedepannya," ujar Dara Arafah.
Diberitakan sebelumnya, brankas Dara Arafah berisi uang Rp 789 juta di rumahnya dicuri oleh ARTnya, Musrida pada 4 September 2022.
Namun, Dara Arafah baru mengetahui dua hari kemudian, karena sadar brankas di kamarnya hilang.
Ia pun mencari bukti dari CCTV perunahan dan baru tahu, yang membawa kabur brankasnya adalah ARTnya sendiri.
Potongan video sang ART yang membawa kabur brankasnya diunggah oleh Dara Arafah di media sosial instagram.
Sontak video itu jadi sorotan publik.
Kemudian, Dara Arafah membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Utara atas kehilangan brankasnya itu.
Polisi bergerak cepat. Musrida akhirnya ditangkap Polda Metro Jaya di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Sementara Sarpun ditangkap di Cilacap, Jawa Tengah. (ari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/DARA.jpg)