Senin, 20 April 2026

Nasional

Dandim Karawang Marah TNI Disebut Gerombolan, Desak Effendi Simbolon Minta Maaf

Dari kalimat yang diucapkan oleh saudara Effendi Simbolon jujur saja buat saya marah dan ini menyakiti hati semua prajurit TNI.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ign Agung Nugroho
Tribun Tangerang/Muhammad Azzam
Komandan Kodim (Dandim) 0604 Karawang, Letkol KAV Makhdum Habiburahman di Makodim Karawang, pada Selasa (13/9/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, KARAWANG - Komandan Kodim (Dandim) 0604 Karawang, Letkol Kav Makhdum Habiburahman marah atas pernyataan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon yang menyinggung TNI seperti gerombolan.

Dia meminta agar Effendi Simbolon segera meminta maaf kepada TNI dan masyarakat.

"Hati hati dengan mulutmu. Mulutmu Harimaumu. Seharusnya kita bisa lebih menjaga lisan. Apalagi disaat kondisi inflasi setelah terlepas dari wabah pandemi. Dari kalimat yang diucapkan oleh saudara Effendi Simbolon jujur saja buat saya marah dan ini menyakiti hati semua prajurit TNI," kata Makhdum di Makodim Karawang, pada Selasa (13/9/2022).

 

Baca juga: Viral Video Oknum Polisi Tampar Anggota TNI yang Bantu SIswa Menyeberang Jalan di Palembang

 

Ia menegaskan, TNI telah dididik memiliki jiwa korsa yang tinggi dengan satu komando yang sama.

Jadi, jangan sampai prajurit disamakan dengan organisasi masyarakat (ormas).

Prajurit TNI adalah penjaga NKRI dan pemersatu bangsa.

"Di saat pandemi, kami ikut membantu. Sekarang lagi damai, lagi inflasi kita ikut menjaga ketahanan pangan yang dua duanya telah dicanangkan oleh Panglima TNI apalagi oleh bapak KASAD yang memiliki program kemanunggalan TNI rakyat. Itu semua diserahkan kepada rakyat," jelasnya.

 

 

Ia memaklumi masyarakat, ormas dan sejumlah prajurit TNI mengecam pernyataan Effendi Simbolon.

Pasalnya TNI memang milik rakyat. Pernyataan tersebut dianggapnya sangat bertolak belakang.

"Jujur saya pribadi juga marah mendengar pernyataan Effendi yang menyebut TNI seperti gerombolan. Saya meminta klarifikasi dan menuntut yang bersangkutan meminta maaf secepatnya," ucapnya.

Kepada masyarakat khususnya Karawang, ia mengharapkan agar bisa menahan diri dan merespon hal itu dengan kepala dingin. Ia yakin bahwa masyarakat sangat cinta kepada TNI.

"Saya kira dari pihak DPR RI juga sudah mengambil langkah-langkah. Jalan keluar yang terbaik segeralah pak Effendi meminta maaf kepada rakyat Indonesia dan khususnya kepada TNI," kata Makhdum. (maz) 
 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved