Kesehatan

Nurul Rakhmawati : Hati-hati, Stroke Tak Pandang Usia Bisa Menyerang Remaja

Penyakit stroke bukan hanya dialami pasien berusia dewasa. Remaja juga bisa terserang stroke karena gaya hidupnya.

Tribun Tangerang/Yolanda Putri Dewanti
Dokter spesialis saraf dr Nurul Rakhmawati SpN MARS berdinas di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Kramat jati, Jakarta Timur. Dia mengatakan, stroke bisa menyerang siapa pun, termasuk kaum muda usia belasan. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Stroke bisa menyerang siapa pun, termasuk remaja. Jadi jangan berpikir stroke hanya menyerang orang-orang yang sudah berusia puluhan atau lanjut usia.

Saat ini, sudah terjadi pergeseran rata-rata usia penderita stroke.  Tak hanya menyerang orang dewasa, kaum mudah juga mudah terserang stroke.

Spesial saraf, dr Nurul Rakhmawati SpN MARS mengatakan saat ini mulai terjadi pergeseran rata-rata usia penderita stroke.

"Jadi, memang kalau penyakit saraf itu paling seringnya pada usia dewasa tua. Artinya sudah mulai menjelang tua," kata dokter spesialis saraf dr Nurul Rakhmawati SpN Mars, saat ditemui di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Tidur Kurang dari Lima Jam Sehari Dapat Memicu Terjadinya Stroke

Baca juga: STROKE Dapat Dicegah, Kenali Faktor Penyebabnya

Menurut dia, terjadi pergeseran gaya hidup sehingga stroke menyerang pasien muda dari usia belasan hingga usia 30-an.

Dia mengaku pernah menangani pasien berusia 14 tahun.

"Pasien saya terkecil usianya 14 tahun, stroke dengan faktor risiko obesitas dan dia kebetulan gangguan menelan," ujar Nurul.

Perempuan berkerudung cokelat ini menuturkan, jika mengalami tanda dan gejala stroke bisa segera ke rumah sakit.

Penyakit ini perlu ditangani secepatnya, karena penanganan cepat bisa meminimalkan tingkat kerusakan otak.

Cara mengenali gejala dan tanda stroke: 

* Senyum tidak simetris (mencong ke satu sisi), tersedak, sulit menelan air minum secara tiba-tiba

* Gerak separuh tubuh tiba-tiba

* BicaRa pelo, tiba-tiba dapat bicara atau bicara tidak fokus

* Kebas atau baal, atau kesemutan separuh tubuh

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved