Korupsi

KPK Bongkar Kasus Korupsi di Era SBY, Dana Rp116,8 Miliar untuk Pedagang Kecil Melayang

KPK ungkap korupsi senilai Rp116,8 Miliar yang diselewengkan di era SBY untuk pembangunan mal di Bandung. Dana untuk 1.000 pedagang kecil ludes.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Lilis Setyaningsih
Tribunnews/Herudin
Salah satu sudut gedung KPK 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- KPK ungkap korupsi senilai Rp116,8 Miliar yang diselewengkan di era SBY untuk pembangunan mal di Bandung. Dana untuk 1.000 pedagang kecil ludes.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan bahwa pihaknya telah meringkus empat tersangka yang terlibat dalam kasus korupsi Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) di tahun 2012 sampai 2013.

Kata Nurul Ghufron, pihaknya membongkar kasus tindak pidana korupsi terkait penyaluran dana LPDP KUMKM di Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Dalam kasus korupsi yang rugikan negara senilai Rp116,8 miliar, KPK tangkap dan tetapkan empat orang sebagai tersangka.

Mereka yakni KD direktur LPDB KUMKM 2010-2017, DK Ketua Pengawas Koperasi PKL Pancawati Jabar, DW Sekretaris II Koperasi Pancawati 5 Jabar, dan SK Dir PT PN Jabar.

Saat ini keempatnya ditahan dalam rangka penyidikan.

Modus dari korupsi tersebut ialah menyelewengkan dana untuk pedagang kecil dalam rangka pembangunan Mal.

Di mana di tahun 2012, Direktur PT PN Jabar inisial SK menemui Direktur LPDP KUMKM inisia KD untuk menawarkan pembangunan Mall Bandung Timur Plaza yang belum selesai 100 persen.

SK meminta KD membantu pembangunan mal tersebut dengan memfasilitasi menggunakan dana LPDB KUMKM.

Kemudian KD menyetujui permintaan SK untuk mendanai pembangunan mal tersebut.

Lalu KD meminta SK agar menemui DK sebagai Ketua Pengawas Koperasi PKL Pancawati (Kopanti) Jabar.

Baca juga: Saksi Kasus Korupsi Aset Pemkot Semarang Tewas, Badan Kepegawaian Tak Tahu Korban Dipanggil Polisi

Baca juga: Masih Berstatus Napi Kasus Korupsi, Ratu Atut Chosiyah Wajib Lapor ke Bapas Sebulan Sekali

Ormas tersebut dilibatkan dalam pengkodisikan pengajuan dana pinjaman.

Ormas PKL Pancawati Jabar diminta untuk mengajukan pendanaan memakai program yang dimiliki LPDB KUMKM.

Mereka diminta mengajukan peminjaman dana senilai Rp90 Miliar ke LPDB untuk membeli kios Mal Bandung Timur Plaza atas anam 1.000 pelaku UMKM.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved