Kecelakaan

Jamintel Amir Yanto Berduka, Putranya Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan

Kecelakaan beruntun 13 kendaraan terjadi di tol Pejagan-Pemalang, Minggu (28/9/2022). Kecelakaan ini menewaskan Singgih Andika, putra Jamintel. 

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
Dokumentasi Humas Polda Jateng
Petugas mengevakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan beruntun di km 253 Tol Pejagan-Pemalang, Minggu (18/9/2022). Asap yang menghalangi jarak pandang pengemudi diduga jadi penyebab kecelakaan beruntun ini. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kecelakaan beruntun 13 kendaraan terjadi di tol Pejagan-Pemalang kilometer 253 arah Semarang atau arah timur, Minggu (28/9/2022).  

Kecelakaan tersebut mewaskan pengemudi salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun.

Korban tewas tersebut bernama M Singgih Adika (23), warga Jakarta, pengemudi Honda Civic warna silver bernomor polisi AG 1870 ME. 

M Singgih Andika adalah putra Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel), Amir Yanto.

"Betul," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (18/9/2022).

Kecelakaan dipicu oleh asap tebal dari pembakaran semak oleh warga pada lahan sekitar jalan tol Pejagan-Pemalang.

Akibatnya jarak pandang kendaraan di ruas tol Trans Jawa tersebut menjadi amat terbatas. Saat kendaraan paling depan mengerem mobil di belakangnya yang pandangan ke depan tertutup kabut asap tak bisa menghindari tubrukan, dan menghantam kendaraan di depannya.

Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Tanjung Brebes Yudho Tigo mengatakan, berdasarkan data pada kartu identitas KTP dan SIM yang ditemukan di dalam mobil Honda Civic, korban bernama M Singgih Adika, warga Cipayung, Jakarta Timur.

"Dokumen ditemukan atas nama M Singgih Adika, orang Jakarta," kata Yudho kepada wartawan, di Rumah Sakit Bhakti Asih, Brebes, Minggu (18/9/2022) seperti dikutip Kompas.com.

Yudho menjelaskan, mobil Honda Civic warna Silver yang dikemudikan M Singgih Adika ringsek pada bagian depan setelah menghantam bagian belakang truk boks Isuzu NMR dan kemudian disusul tabrakan kendaraan lain dari belakang.

Saat kecelakaan terjadi, M Singgih Adika hanya satu-satunya penumpang sekaligus pengemudi di mobil Honda Civic tersebut.

Ketut Sumedana belum merinci lebih lanjut soal anak dari Jamintel Kejagung yang menjadi korban dalam kecelakaan beruntun itu.

Kabar meninggalnya putra bungsu Jamintel Kejagung Amir Yanto beredar lewat pesan berantai di grup Whatsapp.

Bunyinya:

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved