Tangerang Raya

Pelaku Pelecehan Anak Masih Buron, DPM3AKB Tangsel Fokus Tangani Trauma Healing Korban

Pelaku pelecehan terhadap pelajar sekolah dasar hingga sepekan setelah peristiwa terjadi belum juga ditangkap alias masih buron.

Vecteezy
Ilustrasi pelecehan terhadap perempuan. Pelaku pelecehan terhadap anak-anak hingga belum ditangkap setelah terjadi satu pekan ini. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Pelaku pelecehan terhadap pelajar sekolah dasar hingga sepekan setelah peristiwa terjadi belum juga ditangkap alias masih buron.

Meskipun begitu, penanganan terhadap korban pelecehan terus dilakukan oleh Dinas Pemerdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPM3AKB) Kota Tangerang Selatan.

Kepala DPM3AKB Kota Tangsel Khairati mengatakan, polisi juga terus bergerak untuk menangkap pelaku.

"Cuman memang sampai hari ini belum ketemu orangnya. Tapi identitas-identitas pelaku mereka sudah kantongi," kata Khairati kepada Tribuntangerang.com, Kamis (22/9/2022).

"Untuk pengungkapan dan kasus hukumnya memang hak polisi. Tapi kami juga membantu, kalau ada informasi pelaku itu," katanya lagi.

Baca juga: Benyamin Davnie Kutuk Keras Kasus Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur di Ciputat

Baca juga: 5 Cara Cegah Anak jadi Korban Perundungan

Dia menjelaskan, saat ini DPM3ABK terus memberikan trauma healing pada korban untuk menjaga mental korban.

Trauma healing dilakukan sudah empat kali terhadap korban pelecehan.

Khairati menjelaskan, trauma healing yang dilakukan disesuaikan dengan waktu keluarga. 

Sebelumnya, pelaku pelecehan seksual di Ciputat beraksi mengendarai motor putih dengan plat motor palsu.

Polisi juga telah memeriksa CCTV untuk menyelidiki dan menangkap pelaku pelecehan tersebut.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved