Kriminal

Empat Suporter Persija Dicegat Sekelompok Pria di Balaraja, Satu Orang Alami Luka Parah

Seorang suporter Persija asal Balaraja, Kabupaten Tangerang, menjadi korban pembacokan seusai menonton pertandingan Persija lawan Madura United

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
Istimewa
Ilustrasi pengeroyokan. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Seorang suporter Persija asal Balaraja, Kabupaten Tangerang, menjadi korban pembacokan seusai menonton pertandingan Persija lawan Madura United di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (17/9/2022) malam.

Korban penganiayaan merupakan bagian dari empat suporter Persija yang dicegat gerombolan pria tak dikenal, Minggu (18/9/2022) dini hari.

Gerombolan tersebut melakukan tindakan seperti merazia Jakmania.

Korban luka parah berinisial IR.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, IR dan rombongan The Jakmania Balaraja berangkat ke Bekasi mengendarai sepeda motor.

Seusai pertandingan, rombongan kembali ke Balaraja tanpa hambatan.

Dari Balaraja, IR dan empat rekannya melanjutkan perjalanan ke rumah mereka.

Saat melintasi jalanan sepi di wilayah Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, IR dan teman-temannya dicegat sekelompok pria berjumlah kurang lebih 10 orang.

Gerombolan pria itu berteriak dan bertanya apakah IR dan teman-temannya merupakan suporter Persija Jakarta?

Melihat gelagat kurang baik, rekan-rekan IR buru-buru tancap gas. Sedangkan IR gagal lolos dan dipaksa berhenti oleh gerombolan pria tersebut.

Pemuda 21 tahun itu kemudian dianiaya. Pelaku juga menggunakan senjata tajam hingga IR mengalami luka bacok di punggung dan pinggang.

Serangan brutal ini mengakibatkan IR mengalami kebocoran di paru-paru. Hingga Jumat (23/9/2022), IR masih dirawat di rumah sakit karena lukanya cukup parah.

Bahkan, IR harus dioperasi untuk pemasangan tabung permanen pada paru-parunya.

Atas kejadian itu, The Jakmania Balaraja Sub Korwil Curug telah melaporkan aksi kriminal tersebut ke Polsek Balaraja.

Laporan tertulis ke polisi ditandatangani oleh Agus Febriyadi.

Pengurus Pusat (PP) The Jakmania berharap kasus ini bisa segera diusut tuntas.

Bidang Hukum The Jakmania juga siap membantu pihak kepolisian untuk menemukan para pelakunya.

Diharapkan kejadian ini tidak terulang lagi demi kemajuan sepak bola Indonesia.

"The Jakmania berharap kejadian ini segera diusut tuntas sehingga tidak ada lagi kekerasan terhadap suporter terutama di wilayah Tangerang yang beberapa tahun terakhir cenderung tidak ada insiden yang melibatkan The Jakmania," ucap Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, dalam rilis yang diterima BolaSport.com. (*)

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved