Jakarta

Tiang Pembatas Lajur Sepeda Berbahan Plastik Demi Keselamatan Pengendara

Pembatas berbentuk tiang dipasang di sepanjang lajur sepeda di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.

Tribun Tangerang/Fitriyandi Al Fajri
Deretan tiang plastik dipasang Dishub DKI Jakarta di lajur sepeda di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Pembatas berbentuk tiang dipasang di sepanjang lajur sepeda di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang memasang tiang pembatas berbahan plastik tersebut.

Pemasangan tiang ini berbeda dengan pembatas jalan yang sudah dipasang di Jalan Sudirman yang berbahan beton berupa planter box.

Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan DKI Jakarta Hendry Sampurna mengatakan, sebelumnya banyak mobil dan motor yang menyerobot lajur sepeda di Jalan Sudirman.

Bahkan di antara pelanggar itu ada yang mengalami kecelakaan karena menabrak planter box.

"Ketika dia menabrak, kami coba mencari bahan yang elastis. Nah stick cone (tiang pembatas) ini kan bahannya elastis."

"Artinya ketika ditabrak tidak menimbulkan bahaya apa pun bagi pengemudinya,” kata Hendry, Sabtu (24/9/2022).

"Ya tapi jangan ditabrak juga. Ini sudah ada yang ditabrak baru semalam dipasang sudah ditabrak pengendara bermotor," kata Hendry.

Baca juga: Survei: Dampak Kenaikan Tarif Ojol Konsumen Beralih Naik Sepeda Motor Sendiri

Baca juga: Maesyal Rasyid Bersepeda Santai Susuri 5 Kilometer di Jalan Tol Serpong-Balajara

Lajur sepeda yang dibatasi tiang plastik di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, tetap dilintasi pengendara motor dan angkutan kota, Sabtu (24/9/2022).
Lajur sepeda yang dibatasi tiang plastik di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, tetap dilintasi pengendara motor dan angkutan kota, Sabtu (24/9/2022). (Tribun Tangerang/Fitriyandi Al Fajri)

Menurut dia, masih banyak pengendara mobil dan motor yang menerobos lajur sepeda, terutama di Jalan Salemba Raya.

Lajur sepeda itu dibuat lapang selebar 1,75 meter sehingga angkutan kota atau Mikrolet dan mobil pribadi, dan motor, bisa leluasa melintasinya.

Dishub DKI dan Ditlantas Polda Metro Jaya terus menjajaki sanksi tilang bagi pengendara bermotor yang menerobos lajur sepeda.

Apalagi kedua instansi ini sedang menggalakkan program tilang elektronik atau e-TLE.

"Selayaknya di Jalan Thamrin-Sudirman, kalau memang ada yang masuk lajur sepeda maka nanti bisa kami tempatkan petugas."

"Pasti akan kami dorong untuk adanya penegakkan hukum di situ," ujar Hendry.

Dia mengklaim, selama ini telah melakukan sosialisasi larangan pengendara bermotor melintas di lajur sepeda.

Imbauan itu telah disampaikan melalui media sosial Dishub DKI Jakarta, dan bersurat ke Wali Kota agar melakukan sosialisasi kebijakan ini kepada warganya. 

 

 

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved