Sepak Bola

Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Waspadai Inggris di Fase Grup Piala Dunia WAFF 2022

Tim  nasional sepak bola amputasi Indonesia akan tampil dalam Piala Dunia World Amputee Football Federation (WAFF) di Turki.

Tribun Tangerang/Alfarizy Ajie Fadhilah
Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia, Bayu Guntoro, seusai konferensi pers di Wisma Duta Wiyata, Jakarta, Sabtu (24/9/2022). Guntoro mengatakan, anak-anak siap bertanding Turki dalam pertandingan Piala Dunia Sepak Bola Amputasi Oktober mendatang. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Tim  nasional sepak bola amputasi Indonesia akan tampil dalam Piala Dunia World Amputee Football Federation (WAFF) di Turki 1-9 Oktober mendatang.

Skuad asuhan Bayu Guntoro itu dipastikan tampil setelah lolos dengan status runner up grup di kualifikasi wilayah Asia di Bangladesh.

Garuda INAF - julukan Timnas sepak bola amputasi Indonesia tergabung dalam grup C bersama  Inggris, Argentina, dan Amerika Serikat.

Menjelang  pertandingan fase grup itu, pelatih Timnas sepak bola amputasi Indonesia, Bayu Guntoro mengaku, Inggris menjadi lawan terberat.

"Saya berbicara yang ada di grup kami, Inggris yang paling memiliki jenjang usia dini hingga senior," ujar Bayu Guntoro di Wisma Duta Wiyata, Jakarta, Sabtu (24/9/2022).

Baca juga: Bek U-16 Indonesia Muhammad Ridho Al Ikhsan Pernah Pingsan saat Tanding Sepak Bola, Ini Kisahnya

Baca juga: ASBWI Targetkan Sepak Bola Wanita Indonesia Juara Piala Asia 2038, ini yang Dijalankan

Untuk memetakan kekuatan lawan bukan hal sulit bagi Bayu Guntoro, namun ada satu negara yang minim informasi pertandingan yaitu Argentina.

"Kami coba mencari beberapa data, dan staf kepelatihan menggali itu, cuma satu negara yang susah diakses, Argentina, untuk Inggris dan Amerika kami bisa dapat," kata  Bayu.

Sebelum bertolak ke Turki, skuad Garuda INAF terlebih dahulu menjalani pemusatan latihan sejak Juli lalu dan kini siap bertanding di laga bergengsi dunia.

"Cukup baik, dari bawah sampai atas, cuma ada sedikit kendala ketika transisi, dalam dua Minggu terakhir kami perbaiki dan hasilnya bagus," tutur Bayu.

"Persiapan kami sudah tiga bulan, tanggal 27 kami berangkat, program sudah selesai semua dari beberapa aspek, mental, strength, taktikal, teknikal, tinggal mohon doanya ketika kami bertanding," ujarnya.

Jelang keberangkatan ke Turki, Bayu Guntoro menekankan kepada anak didiknya agar bisa menjadi pengambil keputusan tepat.

"Lebih ke pemahaman sepak bola, apa pun yang mereka punya, kalau pemahaman sepak bola, pengambilan keputusan kurang bagus, maka semuanya akan sia-sia," kata Bayu.

"Jadi yang saya tekankan bagaimana pengambilan keputusan yang baik," ujarnya.

Baca juga: Ketika Legenda Persita Tangerang Bermain Sepak Bola Lawan Kapolresta Tangerang

Baca juga: Anies Baswedan Anggap Babak Baru Sepak Bola Indonesia saat Peluncuran Jakarta International Stadium

Sementara itu, Kapten skuad Garuda INAF Aditya mengatakan, timnya tidak gentar menghadapi kekuatan tim lawan, merskipun dinilai lebih unggul dari Indonesia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved