seleb

Istri Bimbim Slank, Reny Setiawati: Berantem di Mal dan Upaya Lepaskan Suami dari Narkoba

Reny Setiawati mengaku karena narkoba sempat barantem dengan Bimbim di mal.

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Ign Agung Nugroho
Yulianto/Angga Bhagya
Reny Setiawati, Istri Bimbim Slank di markas Slank di Jalan Potlot III, Duren Tiga, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, belum lama ini. 

Bisa diceritakan perjuangan mendampingi Bimbim untuk lepas dari narkoba

Itu (lepas dari narkoba-red) sebuah komitmen yang berat banget. Kecanduannya belum bisa dikontrol (sepenuhnya di awal-awal). Makanya kenapa untuk niat berhenti saja perlu kita acungi jempol. Slank dan mas Bimbim bisa melewati itu. Jadi waktu pas mau menikah, mas Bimbim janji mau lepas dan bersih dari narkoba.

Termasuk dengan personil Slank yang lain?                                                                                            Iya, jadi nggak  cuma mas Bimbim ya, Slank secara keseluruhan juga. Sebab kalau cuma satu yang berhenti, akan susah lepasnya. Selain itu aku dan mas Bimbim bermimpi mau punya anak, jadi harus sehat dulu. Kami punya banyak harapan di masa depan. Itu yang dikejar dan langkah pertamanya adalah lepas dari narkoba.

Bagaimana waktu awal-awal Mas Bimbim lepas dari  narkoba

Waktu awal-awal lepas dari narkoba, mas Bimbim juga sempat (lari) ke minuman keras dan rokok. Terus dia komitmen berhenti lagi. Nah dari situ total berhenti semuanya.
Dari akunya sendiri enggak banyak bicara. Zaman dia narkoba aku enggak pernah mencobanya. Sampai fase dia minum, ya aku kasih contoh aku bisa kok asyik sendiri meski cuma minum air mineral.

Lalu bagaimana sikap Bimbim? 

Sebenarnya lebih ke bagaimana dia melihat sikap aku. Apalagi waktu sudah ada anak (Mezzaluna D'Azzuri), dia berubah dengan sendirinya, takut dicontoh. Ya niat berubahnya itu mungkin karena melihat istrinya. Kembali soal perjuangan, kami ada tim yang memang sudah mempersiapkan semuanya.

Selama dua tahun, personel Slank tidak dikasih handphone (ponsel). Ditemani atau dibuntuti lah sama tim selama manggung. Sempat manggung di sebuah acara, kami tau pengisi acaranya masih pakai narkoba, ya kami ikutin terus. Jangan sampai personel Slank kembali lagi. Jadi kami mendukung lewat lingkungan yang bersih.

Dari Anda pribadi, apa yang membuat tekad begitu kuat untuk mendukung perjuangan Bimbim?

Iya, karena keluarga kami open juga. Kami berpikir kalau ditutup-tutupi kasihan. Mereka sampai jumpa pers dan justru itu menjadi pagarnya. Kalau pakai narkoba lagi, ya ada rasa takut mengecewakan banyak orang.

 

Reny Setiawati, Istri Bimbim Slank di markas Slank di Jalan Potlot III, Duren Tiga, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Reny Setiawati, Istri Bimbim Slank di markas Slank di Jalan Potlot III, Duren Tiga, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, belum lama ini. (Yulianto/Angga Bhagya)

 

Lalu bagaimana sikap Bimbim setelah lepas dari narkoba?

Aku merasa bersyukur atas perubahan tersebut. Sejak lepas, dia berubah. Kami selalu bersama, enggak ada liburan sendiri. Kalau mau senang-senang ya bareng. Orang melihat kami sebagai keluarga yang kompak. Kalau di rumah, kami kumpul bareng di sebuah ruangan. Makan, nonton, dan ngobrol saja di situ. Kami mesti menjadi orangtua yang memberikan contoh baik untuk anak-anak.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved