Kasus Brigadir J

Hasil Sidang Etik AKBP Raindra Ramadhan Syah Jatuhkan Vonis Demosi 4 Tahun dalam Kasus Brigadir J

AKBP Raindra Ramadhan Syah yang sebelumnya mantan Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menjalani sidang etik, Selasa (27/9/2022).

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Intan Ungaling Dian
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, AKBP Raindra Ramadhan Syah dikenakan hukuman demosi 4 tahun terkait penyelidikan kasus Brigadir J. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Sidang Komisi Kode Etik Polri memutuskan AKBP Raindra Ramadhan Syah divonis 4 tahun demosi atau mutasi.

AKBP Raindra Ramadhan Syah yang sebelumnya mantan Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menjalani sidang etik, Selasa (27/9/2022).

Dia menjalani sidang etik terkait penyelidikan kasus Brigadir J alias  Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Hasil sidang  tersebut menjatuhkan sanksi demosi selama empat tahun kepada AKBP Raindra.

"Sanksi mutasi bersifat demosi selama empat tahun semenjak dimutasikan ke Yanma Polri," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan seperti dikutip dari keterangan pers, Rabu (28/9/2022).

Atas putusan tersebut, kata Ramadhan, Raindra Ramadhan Syah tidak mengajukan banding.

Raindra juga dikenakan sanksi administratif yakni penempatan dalam tempat khusus selama 29 hari yang sudah dilakukan sejak 12 Agustus hingga 10 September 2022 di Ruang Patsus Divisi Propam Polri.

"Dan penempatan dalam tempat khusus tersebut sudah dijalani oleh pelanggar," kata Ahmad Ramadhan.

Selain itu, AKBP Raindra dikenakan sanksi etika karena perilakunya dinyatakan sebagai perbuatan tercela.

"Kemudian kewajiban pelanggar untuk meminta maaf secara lisan di hadapan sidang KKEP dan atau secara tertulis kepada pimpinan Polri dan pihak yang dirugikan."

"Dan kewajiban pelanggar juga untuk mengikuti pembinaan mental kepribadian, kejiwaan, keagamaan, dan pengetahuan profesi selama satu bulan," ujarnya.

Baca juga: Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Ditargetkan Digelar Pekan Ini

Baca juga: Nasib Brigjen Pol Hendra Kurniawan Masih Menggantung, Belum Ada Jadwal Sidang Etik

AKBP Raindra melanggar Pasal 13 ayat 1 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota Polri Juncto Pasal 5 ayat 1 huruf C.

Pasal 6 ayat 1 huruf D, Pasal 11 ayat 1 huruf A tentang peraturan kepolisian negara Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2002 tentang kode etik profesi dan komisi kode etik Polri.

Sidang etik terhadap AKBP Raindra dimulai Selasa (27/9/2022) pukul 11.00 WIB sampai dengan pukul 23.25 WIB.

"Kurang lebih 12 jam di ruang sidang Divpropam Polri, di gedung TNCC lantai satu Mabes Polri," kata Ramadhan.

"Wujud perbuatannya adalah ketidakprofesionalan dalam melaksanakan tugas," ujarnya lagi.

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved