Hong Kong Temukan Unsur Pestisida di Korean Spicy Chicken, Penjualan Mi Sedap Dihentikan

Otoritas pengawasan keamanan pangan Hong Kong menarik Mi Sedaap varian Korean Spicy Chicken dari pasar karena diduga mengandung pestisida.

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
netdna-cdn.com
Ilustrasi mi instan 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Otoritas pengawasan keamanan pangan atau Center for Foods Safety (CFS) Hong Kong menarik Mi Sedaap varian Korean Spicy Chicken.

Keterangan resmi CFS menyatakan sampel Mi Sedaap varian Korean Spicy Chicken yang diuji, mengandung pestisida jenis etilen oksida.

"CFS mengumpulkan sampel produk dari supermarket di Lok Fu untuk pengujian di bawah Program Pengawasan Makanan rutinnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel mi, kemasan bumbu dan kemasan bubuk cabai produk mengandung pestisida, etilen oksida," tulis CFS dalam laman resmi.

Otoritas pun meminta pihak terkait untuk menarik dan menghentikan penjualan produk mi dari pasaran.

Video kisah sukses pedagang makanan:

Warga diminta untuk tidak mengkonsumsi mie tersebut sekalipun telah membelinya.

"Menurut Residu Pestisida dalam Peraturan Pangan (Cap 132CM), makanan untuk konsumsi manusia yang mengandung residu pestisida hanya boleh dijual jika konsumsi makanan tersebut tidak berbahaya atau merugikan kesehatan," lanjut keterangan tersebut.

CFS sedang mengawasi agar penjualan produk itu tidak lagi berlangsung.

CFS akan terus menindaklanjuti insiden tersebut dan mengambil tindakan yang sesuai. Investigasi sedang berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, Media Relations Executive Wings Group Indonesia Andini Mardiani, menyampaikan bahwa Mi Sedaap diproduksi dengan menaati regulasi dari badan terkait untuk memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku.

"Standar keamanan itu termasuk Izin Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Sertifikat Halal (MUI), Sertifikasi ISO 22000 mengenai Standar Internasional Manajemen Keamanan Pangan dan Sertifikasi ISO 9001 mengenai Standar Internasional Sistem Manajemen Mutu," tutur Andini, Rabu (28/9/2022).

Andini menambahkan, produk Mi Sedaap juga telah dinikmati oleh konsumen di lebih dari 30 negara selama belasan tahun terakhir dan telah memenuhi standar wajib ekspor, termasuk kandungan, pengemasan, hingga pelabelan produk.

Upaya untuk tunduk pada peraturan yang berlaku ini merupakan komitmen Mi Sedaap sebagai bagian dari Wings Group Indonesia yang telah hadir selama lebih dari 70 tahun, untuk menyediakan produk-produk berkualitas yang dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia.

"Kami percaya bahwa the best things in life should be accessible for all (hal-hal terbaik dalam hidup harus dapat diakses oleh semua orang)," imbuhnya.

Andini menekankan, Mi Sedaap juga dipastikan selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi konsumen, dari seluruh lini proses dan produksi.

"Mi Sedaap memastikan tidak ada penggunaan Etilen oksida (EtO) dan telah mengantongi persyaratan BPOM, sehingga aman untuk dikonsumsi," katanya. (Sumber: Tribunnews.com)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved