Penjelasan Kadiv Humas Polri Terkait Tragedi Kanjuruhan, Puluhan Personel Langgar Kode Etik

Penjelasan Kadiv Humas Polri Terkait Tragedi Kanjuruhan, Puluhan Personel Langgar Kode Etik

Editor: Jefri Susetio
Tribun Tangerang/Rang Baskoro
Spanduk ucapan belasungkawa dikelilingi lilin menjadi bentuk aksi solidaritas Jakmania Bekasi, atas korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang Jawa Timur. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan 20 anggota Polri diduga melanggar kode etik terkait kasus Stadion Kanjuruhan, Malang.

"Proses masih berlangsung. Dari hasil konfirmasi saya ke tim, hari ini (senin) juga sedang pendalaman pemeriksaan terkait 31 personel yang sudah diperiksa," ujarnya kepada media, Senin (10/10/2022).

Ia menambahkan, dari 31 anggota Polri yang sudah diperiksa, 20 orang di antaranya diduga langgar kode etik.

Baca juga: Momen Jajaran Polresta Malang Kota Sampaikan Permintaan Maaf, Kapolresta: Mohon Ampun Kami

Baca juga: Mahasiswa UGM Lompat Dari Lantai 11, Diduga Bunuh Diri, UGM Beri Penjelasan

"Dan 20 orang yang dinyatakan terduga pelanggar etik ini nanti akan terus diproses," kata Dedi dalam keterangan pers.

Selain itu, kata dia, pihaknya akan memproses anggota Polri yang diduga melanggar etik.

Jadi, para terduga pelanggar etik bakal disidang etik di Polda Jawa Timur.

"Tentunya pelaksanaan sidang (etik) nanti akan dilaksanakan di Polda Jatim," ujarnya.

"Apabila ada update-nya akan saya sampaikan kepada rekan-rekan," imbuhnya.

Dikutip dari Tribratanews.sulut.polri.go.id, sebelumnya Dedi merinci 20 personel kepolisian yang diduga melakukan pelanggaran etik.

Di mana enam dari personel Polres Malang, yakni berinisial FH, WS, BS, BSA, SA, dan WA.

Kemudian, ada 14 personel dari Satbrimobda Jatim, yaitu AW, DY, HD, US, BP, AT, CA, SP, MI, MC, YF, TF, MW, dan WAL.

Baca juga: 35 Saksi Terkait Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur Diperiksa

Baca juga: Data Terbaru Korban Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Korban Luka 467 Orang dan Meninggal 125 Orang

Sementara itu, dalam tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan 131 orang meninggal ini, Polri telah menetapkan enam tersangka.

Termasuk AHL, Direktur Utama PT LIB, AH, Ketua Panitia Panpel (Panpel), dan SS, Security Officer.

Para tersangka dijadwalkan diperiksa pada Selasa (11/10/2022) besok.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved