Musik

Zealous Band Kembali Populerkan Genre Musik Glam Rock Lewat Album Sexy

Industri musik Indonesia kembali diramaikan oleh grup band pendatang baru bernama Zealous bergenre glam rock era 80-90an.

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Ign Agung Nugroho
Tribun Tangerang/Arie Puji Waluyo
Grup band Zealous hadir meramaikan industri musik Indonesia dengan merilis album perdana berjudul Sexy di di kawasan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/11/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, BEKASI -  Industri musik Indonesia kembali diramaikan oleh grup band pendatang baru bernama Zealous.

Dalam berkarya, mereka mengusung genre musik glam rock yang popiler di era 80-90an.

Grup band yang lahir di Bali beranggotakan Opop (gitar/vokal), Josz (gitar/voKal), Gogon (bas/voKal), dan Devo (drum) ini, merilis album perdana mereka bertajuk 'Sexy', dalam bentuk mini tur ke beberapa kota di Indonesia.

 

 

Zealous mengungkapkan kalau album Sexy menggambarkan perjuangan mereka dalam bermusik yang dirintis sejak awal tahun 2020.

"Kami berdiri di Bali saat-saat pandemi. Album ini berisi lima lagu menceritakan tentang kehidupan anak muda serta perjuangan kami dalam bermusik," kata Opop, vokalis Zealous dalam jumpa persnya di kawasan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/11/2022).

"Kami lahir dan besar di Manado. Tapi kami nekat mendirikan dan merintis band di Bali saat pandemi," tambahnya.

Opop mengatakan, lima lagu yang ada di album perdana Zealous itu berjudul Sexy, Corona Sucks, In Love, Young Dangerous, dan Zealous.

Lagu Sexy bercerita tentang kehidupan gemerlapnya dunia malam yang relate sekali dengan anak-anak muda di zaman sekarang.

 

Grup band  Zealous hadir meramaikan industri musik Indonesia dengan merilis album perdana berjudul Sexy di di kawasan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/11/2022).
Grup band  Zealous hadir meramaikan industri musik Indonesia dengan merilis album perdana berjudul Sexy di di kawasan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/11/2022). (Tribun Tangerang/Arie Puji Waluyo)

 

"Sementara Corona Sucks dan Zealous ini tentang kisah perjalanan kami dalam bermusik yang lahir di pandemi," ucapnya.

Opop mengakui, ia bersama dengan personil Zealous band menghabiskan waktu untuk merekam lima lagunya selama sebulan dengan sistem analog.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved