Tabrakan Dua Mobil di Tasik, Istri Sah Seruduk Mobil Suami yang Dipakai Pelakor

Tabrakan dua mobil terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, baru-baru ini. Dalam kejadian ini, seorang wanita menabrak mobil sang suami yang dibawa pelakor

Editor: Ign Prayoga
Istimewa
Ilustrasi dua mobil bertabrakan. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TASIKMALAYA - Tabrakan dua mobil pribadi terjadi di salah satu jalan utama di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, baru-baru ini.

Uniknya, kedua mobil yang bertabrakan sama-sama milik pasangan suami istri A dan R (45).

Mobil yang menabrak adalah kendaraan yang dikemudikan R. Sedangkan mobil yang ditabrak adalah mobil yang biasa dipakai sang suami.

R sengaja menabrakkan mobilnya setelah menyadari bahwa mobil suaminya dikemudikan seorang wanita muda.

Intuisi R tak keliru. Wanita muda yang mengemudikan mobil sang suami ternyata pelakor alias perebut laki orang.

R mengusut lebih jauh hingga didapatkan bukti bahwa ada ikatan pernikahan antara A dan si pelakor.

R kemudian melaporkan suaminya ke Polres Tasikmalaya, Kamis (17/11/2022).

Aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya itu dilaporkan terkait tindak pidana pemalsuan asal-usul perkawinan, pemalsuan identitas, dan dugaan perselingkuhan.

tabrak pelakor
Seorang istri sah, Ny R (berkerudung) didampingi kuasa hukumnya, Imam Tanthowi Jauhari (kanan), melaporkan suaminya ke Polres Tasikmalaya, Kamis (17/11/2022). | TribunPriangan.com/Aldi M Perdana

Imam Tanthowi Jauhari, penasihat hukum R menyatakan, bukan suatu kesengajaan ketika R melihat mobil suaminya dipakai si pelakor.

Saat itu, R yang sedang berkendara, melintas di salah satu jalan utama di Kabupaten Tasikmalaya. Secara kebetulan, R melhat mobil sang suami di jalan yang sama.

Dia heran karena pengemudi mobil tersebut adalah seorang wanita muda.

Imam menyatakan, R tak mengira bahwa wanita pengemudi mobil tersebut adalah selingkuhan suaminya.

Namun, saat itu, R merasa harus bertindak cepat untuk mengetahui mengapa mobil suaminya dipakai oleh seorang wanita.

R lalu menginjak pedal gas hingga mobil yang dia kemudikan menabrak mobil suaminya.

Kecelakaan itu membuat identitas pelakor terkuak.

Imam Tanthowi Jauhari menyatakan, R menemukan bukti-bukti pemalsuan dokumen sehingga melaporkan A ke polisi.

"Kami mendapati dua buah kartu keluarga (KK) dengan nama kepala keluarga yang sama, ditambah bin-nya (nama orang tuanya) juga sama, akan tetapi nama istri yang tertera pada dua KK tersebut berbeda, itu artinya, si terlapor ada dua istri. Patut diduga terjadi perselingkuhan,” kata Imam saat ditemui TribunPriangan.com.

Imam menambahkan, pihaknya juga akan melaporkan A ke Komisi Kode Etik ASN.

Sumber: TribunPriangan.com

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved