Ganjar Mendadak Berambut Hitam, Netizen: Jangan Menghindar dari Kenyataan
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengunggah foto dirinya berambut hitam. Foto itu diunggah setelah publik membahas sinyal Jokowi tentang rambut putih
Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengunggah foto dirinya berambut hitam
Foto tersebut diunggah di akun Instagram pribadi, @ganjar_pranowo.
Ganjar Pranowo yang identik dengan rambut putih, tampil dengan rambut warna hitam.
Foto tersebut diunggah setelah publik membahas pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal calon pemimpin yang tepat untuk bangsa Indonesia yang akan melakukan pemilihan presiden di tahun 2024.
Dalam acara silaturahmi relawan Nusantara Bersatu, Jokowi mengatakan, calon pemimpin Indonesia ke depan harus yang memikirkan rakyatnya.
Calon pemimpin seperti itu, lanjut Jokowi, dapat dilihat dari ciri fisiknya yakni berambut putih dan banyak kerutan.
"Perlu saya sampaikan pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari mukanya itu kelihatan, dari penampilannya itu kelihatan."
"Banyak kerutan di wajahnya karena mikirin rakyat, ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua ada,” kata Jokowi di hadapan ribuan relawan di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (26/11/2022).
Banyak yang menafsirkan, pernyataan Jokowi soal pemimpin rambut putih adalah sinyal dukungannya kepada Ganjar Pranowo.
Di tengah riuh soal pemimpin rambut putih, Ganjar tiba-tiba mengunggah foto dirinya.
Ganjar memang tidak menyinggung apapun soal pemimpin rambut putih.
Dalam caption, politikus PDIP itu hanya menulis kata cukur yang berarti potong rambut.
Bahkan, ia meminta pendapat dari follower-nya apakah memiliki tips merawat wajah dan rambut?
"Cukur.. Kamu punya tips merawat wajah & rambut?" tulis Ganjar.
Postingan Ganjar itu pun menuai respons beragam dari sejumlah warganet.
Sebagian komentar bernada kelakar.
@mutimahsari: "Mirip baim wong pak."
@ekayulihst: "aku kira ari wibowo."
@maulana_setiaji: "Mas ganjar seperti usia 20an."
@dunemd26: "Pak Ganjaar ya? Bapak jangan lari dari kenyataan, kalau sudah dikasih kode maju terus."
Respons PDIP
Pernyataan Jokowi soal pemimpin rambut putih itu pun mendapat komentar dari sejumlah kalangan.
Satu di antaranyaa politikus PDIP, Masinton Pasaribu yang menilai pernyataan Jokowi adalah analogi bagi pemimpin yang mau bekerja.
"Yang disampaikan Jokowi adalah bagaimana rakyat memilih pemimpin," kata Masinton, Sabtu (26/11/2022) dikutip dari YouTube KompasTV.
"Artinya yang disampaikan Jokowi adalah bagaiamana agar rakyat memilih pemimpin sesuai kriteria yang diinginkan rakyat dan memahami kebaragaman Indonesia," ujar dia.
"Saya melihat apa yang disampaiakn itu adalah orang yang memikirkan rakyat dengan sosok fisik, maksudnya adalah pemimpin yang mau bekerja," imbuh Masinton.
Masinton menyebut pidato Jokowi di hadapan relawan tentang pemimpin rambut putih itu tidak merujuk kepada sosok tertentu.
"Kalau masalah rambut, saya tidak melihat bahwa ciri-ciri itu spesifik ditujukan pada orang per orang Yang rambut putih banyak," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Relawan Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas mengatakan, pernyataan Jokowi tersebut memiliki pesan tersirat dukungan kepada salah satu tokoh yang digadang-gadang akan maju dalam Pilpres 2024.
"Dari analogi kriteria yang disampaikan Pak Presiden Jokowi, dapat diartikan bahwa dengan komposisi calon yang ada sekarang ya Pak Ganjar Pranowo," ujar Umbas.
"Kan beliau tidak mungkin sebut nama, tetapi kriteria. Yang rambut putih kebetulan identik dengan Ganjar," kata dia.
"Kecuali ada lagi calon lain yang akan muncul dengan ciri rambut putih," kata Umbas usai acara silaturahmi relawan di GBK.
Umbas menegaskan Jokowi lebih cenderung membuat analogi dan perumpamaan karena memang sejauh ini semua dinamika politik capres masih sangat cair.
"Pak Jokowi dengan gaya Solo senang membahasakan dengan perumpamaan dan analogi-analogi, tapi sesungguh memiliki substansi kuat, termasuk soal rambut putih dan wajah kerutan," kata Umbas.
Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Trias Politika, Agung Baskoro menyebut adanya dukungan Jokowi terhadap salah satu sosok akan memberikan efek pada peta Pilpres 2024.
Pernyataan Agung ini sekaligus merespons soal kode dari Jokowi yang dinilai sebagai sinyal mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.
"Dukungan Presiden Jokowi kepada Ganjar sedikit-banyak memberikan efek bagi peta capres," kata Agung dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/11/2022).
Hal itu didasari karena menurut Agung, suara atau pilihan Jokowi untuk pilpres mendatang masih memiliki daya elektoral yang tinggi.
Terlebih, dalam hasil survei Litbang Kompas kata Agung, calon presiden yang mendapat dukungan dari Jokowi mendapat pengaruh suara yang cukup besar.
"Perihal ini terkonfirmasi dalam survei litbang Kompas periode 24 September-7 Oktober 2022, (dengan margin of error +/- 3 persen) karena Capres yang didukung oleh Presiden Jokowi memberi pengaruh bagi pemilih 15.1 persen," kata Agung.
Perolehan angka tersebut dinilai berharga bagi siapapun sosok yang didukung Jokowi, termasuk Ganjar Pranowo.
Apalagi, kompetisi Pilpres mendatang berlangsung kompetitif di antara para masing-masing pasangan calon.
"Sekaligus semakin menguatkan posisi tawar Presiden Jokowi sebagai salah satu King Maker," kata dia.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/ganjar-rambut-hitam.jpg)