Sidang Ferdy Sambo

Kalimat Menohok Brigjen Benny Ali, Kalau Tahu Rekayasa Pembunuhan Brigadir J, Saya Tangkap Pak Sambo

Brigjen Benny Ali bilang menangka Ferdy Sambo bila mengetahui adanya rekayasa kasus pembunuhan Brigadir J

Editor: Jefri Susetio
Tribun Tangerang/Nurmahadi
Ferdy Sambo selepas mengikuti sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022). Mantan Karo Provost Propam Polri, Brigjen Pol Benny Ali mangatakan bila mengetahui adanya rekayasan pembunuhan Brigadir J akan menangkap Ferdy Sambo 

TRIBUNTANGERANG.COM - Mantan Karo Provost Propam Polri, Brigjen Pol Benny Ali memberikan kesaksian pada sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022).

Saat memberikan kesaksian Benny Ali tidak mengetahui rekayasa kasus kematian Brigadir Yoshua Nofriansyah Hutabarat alias Brigadir J.

"Kami ini kan pada saat di TKP itu satu jam setelah kejadian. Jadi kejadian jam 5 (sore) kami datang jam 6. Kami enggak tahu itu rekayasa," kata Benny di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Baca juga: Keluarga Besar Sepakat tak Jenguk Dhio Daffa, Anak Racun Ayah, Ibu dan Kakaknya di Rumah

Ia menyampaikan, jika mengetahui skenario akan menangkap eks Kadiv Propma Irjen Ferdy Sambo.

Jadi, dia bilang tidak banyak polisi yang menjadi korban dan turut terlibat dalam kasus rekayasa kematian Brigadir J.

"Mungkin kalau kami tahu itu direkayasa seandainya kita tahu seandainya mohon maaf Pak Sambo, saya yang nangkap, harus bertanggung jawab. Kasian banyak korban," ujarnya.

Sebagai informasi, Ferdy Sambo didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat.

Perbuatan itu dilakukan bersama-sama dengan Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Putri Candrawathi, Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Ma'ruf.

Tak hanya itu, Sambo juga didakwa merintangi penyidikan perkara pembunuhan Brigadir J.

Baca juga: Cerita Ferdy Sambo Temui Kapolri, Ditanya Soal Penembakan Brigadir J: Saya Enggak Nembak

Dalam perkara ini, Sambo didakwa melakukan perbuatan bersama Hendra Kurniawan, Agus Nur Patria, Irfan awidyanto, Chuck Putranto, Baiquni Wibowo, dan Arif Racman Arifin.

Atas perbuatannya, Sambo dikenakan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Selain itu juga dijerat Pasal 49 jo Pasal 33 Undang-Undang No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Tak hanya itu, JPU juga menjerat Sambo dengan Pasal 48 jo Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

 

Baca Berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mantan Karo Propam Brigjen Benny Ali: Kalau Tahu Rekayasa Pak Sambo, dari Awal Saya yang Tangkap

 

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved