Berita Tangerang Selatan

Kasus HIV/AIDS di Tangsel didominasi Usia Produktif, Laki-laki Capai 81 persen

Allin Hendalin Mahdaniar, selaku kepala dinas kesehatan Tangsel mengatakan kasus HIV AIDS didominasi oleh laki-laki, capai 81 persen. 

Women's Health Gov
Ilustrasi HIV 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG SELATAN -- Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat 308 kasus HIV AIDS ( Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome) di tahun 2022 dari Januari sampai dengan bulan November.

Rinciannya yakni kasus HIV sebanyak 266  kasus dan AIDS 42 kasus. 

Allin Hendalin Mahdaniar, selaku kepala dinas kesehatan Tangsel mengatakan kasus HIV AIDS didominasi oleh laki-laki dengan persentase 81 persen. 


"Kasus HIV AIDS terbanyak berada pada usia produktif yaitu 25-49 tahun," ucapnya dalam keterangannya, Selasa (6/12/2022).

Tambahan 308 kasus tersebut membuat total data kumulatif penderita penyakit kelamin berbahaya ini di Tangsel menjadi 1.685 kasus dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir, terhitung dari tahun 2015.

Dimana, kasus HIV sebanyak 1460 orang dan kasus AIDS sebanyak 225 orang.

Meski begitu, dinas kesehatan Tangsel menyebut sudah melakukan pengobatan sesuai dengan standar kepada para penderita.

"Layanan PDP (perawatan dukungan pengobatan) HIV AIDS di Kota Tangerang Selatan berjumlah 12 fasilitas pelayanan kesehatan yang tersebar di 7 Kecamatan di Kota Tangerang Selatan," lanjutnya.

Baca juga: 522 Warga Kabupaten Tangerang Pengidap HIV/AIDS, Mayoritas Usia Produktif

Baca juga: Jumlah Kasus HIV/AIDS di Provinsi Banten, Penguatan Akses Layanan Diperbanyak


Fasilitas tersebut terdiri dari empat rumah sakit dan delapan UPTD Puskesmas. 

Tak hanya itu, Kota Tangerang Selatan menambah tiga layanan PDP lainnya di akhir tahun ini yaitu UPTD Puskesmas Rawa Buntu, RS Permata Pamulang, dan RSUD Serpong Utara. 

"Upaya pengendalian dilakukan dengan menerapkan strategi promosi kesehatan, pencegahan, penemuan kasus, dan penanganan kasus, didukung berjalannya transformasi kesehatan,termasuk penguatan layanan primer, pencapaian cakupan kesehatan semesta, dan pelibatan masyarakat atau komunitas," katanya.

Pihaknya juga menekankan bahwa peran seluruh lapisan masyarakat penting guna menyukseskan penanggulangan HIV-AIDS yang ditandai dengan dengan tercapainya Three Zero, yaitu zero infeksi baru HIV, zero kematian terkait AIDS, dan zero stigma-diskriminasi. (Raf)
 

 


 
 
 


  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved